Tribun1.com – KARO — Komunitas GELORA (Gerakan Literasi Numerasi Ora Et Labora) resmi dikukuhkan di SMP Swasta Ora Et Labora Simpang Kaban, Kabupaten Karo, Rabu, 16 September 2026.
Dalam kegiatan tersebut, sekolah juga melantik empat peserta didik sebagai Duta Literasi dan Numerasi. Kegiatan dirangkaikan dengan Sosialisasi Budaya Literasi dan Numerasi dengan tema “Bergerak Bersama, Transformasikan Literasi dan Numerasi.”
Kegiatan berlangsung mulai pukul 11.00 WIB hingga selesai di lingkungan SMP Swasta Ora Et Labora Simpang Kaban.
GELORA Dikukuhkan, Empat Siswa Jadi Duta
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Kepala SMP Swasta Ora Et Labora Simpang Kaban, Ira Karunia Situmorang, S.Pd., Gr.
Dalam sambutannya, kepala sekolah menyampaikan pentingnya membangun budaya literasi dan numerasi sebagai bagian dari proses pembelajaran dan kehidupan peserta didik di lingkungan sekolah.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pengukuhan Komunitas GELORA serta pelantikan Duta Literasi-Numerasi.
Prosesi pengukuhan berlangsung dengan khidmat. Para calon duta mengikuti seluruh rangkaian pelantikan sebagai bentuk kesiapan menjalankan tanggung jawab dalam mendorong budaya literasi dan numerasi di sekolah.
Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Kepala SMP Swasta Ora Et Labora Simpang Kaban, empat peserta didik ditetapkan sebagai Duta Literasi dan Numerasi.
Mereka terdiri dari Aerel Christian Tarigan sebagai Duta Literasi Utama dan Qndly Alisya Noe br Bangun sebagai Duta Literasi Pendamping.
Kemudian, Claresta Fredelina Br Brahmana ditetapkan sebagai Duta Numerasi Utama, didampingi Jose Ibara Tarigan sebagai Duta Numerasi Pendamping.
Keempatnya secara resmi menjadi bagian dari penggerak Komunitas GELORA di lingkungan SMP Swasta Ora Et Labora Simpang Kaban.
Sampaikan Visi dan Komitmen
Setelah pelantikan, para Duta Literasi dan Numerasi menyampaikan visi, misi, serta komitmen di hadapan kepala sekolah, guru, dan peserta didik.
Visi yang mereka usung adalah menjadi pelopor dan teladan dalam mewujudkan budaya literasi dan numerasi yang aktif, kreatif, kritis, dan berkelanjutan di lingkungan SMP Swasta Ora Et Labora Simpang Kaban.
Para duta juga berkomitmen mengajak peserta didik membangun kebiasaan membaca dan menulis, berpikir kritis, memahami informasi, serta menggunakan angka dan data dalam kehidupan sehari-hari.
Mereka juga diharapkan menjadi teladan bagi teman sebaya sekaligus penggerak berbagai kegiatan yang dapat menciptakan lingkungan sekolah yang aktif belajar dan memiliki kemampuan literasi serta numerasi.
“Kami berkomitmen untuk menjalankan tugas sebagai Duta Literasi dan Numerasi dengan penuh tanggung jawab, menjadi teladan bagi teman-teman, mengajak seluruh warga sekolah untuk mencintai literasi dan numerasi, serta terus bergerak bersama untuk menciptakan budaya belajar yang positif dan berkelanjutan,” demikian komitmen yang disampaikan para duta.
Diperkuat Relima Perpusnas RI
Setelah pengukuhan dan pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi serta penguatan budaya literasi dan numerasi.
Materi disampaikan oleh Relima Perpusnas RI, Atmaja Pehulisa Sembiring, S.Pd.
Dalam pemaparannya, peserta didik mendapatkan pemahaman mengenai penerapan literasi dan numerasi dalam kehidupan sehari-hari.
Literasi dijelaskan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, berkomunikasi, dan menggunakan informasi secara bijak.
Sementara itu, numerasi berkaitan dengan kemampuan menggunakan angka, data, dan konsep matematika untuk memahami berbagai situasi serta membantu mengambil keputusan dalam kehidupan sehari-hari.
Penguatan tersebut memberikan pemahaman kepada peserta didik bahwa literasi dan numerasi tidak hanya menjadi bagian dari pembelajaran di kelas.
Keduanya juga merupakan keterampilan yang dapat digunakan dalam berbagai aktivitas kehidupan sehari-hari.
GELORA Diharapkan Menjadi Gerakan Berkelanjutan
Pengukuhan Komunitas GELORA dan pelantikan empat Duta Literasi-Numerasi menjadi langkah awal dalam melibatkan peserta didik secara langsung untuk mengembangkan budaya literasi dan numerasi di sekolah.
Para duta diharapkan dapat menjadi contoh bagi teman sebaya serta ikut menggerakkan kegiatan kreatif yang mendorong minat membaca, kemampuan memahami informasi, dan keterampilan numerasi.
SMP Swasta Ora Et Labora Simpang Kaban melalui kegiatan tersebut menunjukkan komitmennya untuk membangun lingkungan sekolah yang mendukung pengembangan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik.
Dengan tema “Bergerak Bersama, Transformasikan Literasi dan Numerasi,” Komunitas GELORA diharapkan tidak berhenti pada seremoni pengukuhan dan pelantikan.
Gerakan tersebut diharapkan terus berkembang menjadi bagian dari budaya sekolah yang aktif dan berkelanjutan di SMP Swasta Ora Et Labora Simpang Kaban. (Debi A’a)














































