Curanmor & Narkoba Mengganas di Desa Amplas, Warga Resah: Diduga Ada Oknum Bekingi Penadah

DEBI APRIANTO

- Author

Senin, 30 Maret 2026 - 21:42 WIB

50148 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tribun1. Com – DELISERDANG – Curanmor dan narkoba menjadi ancaman serius di Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Warga mengaku resah karena aksi pencurian dan dugaan peredaran narkoba terjadi hampir setiap hari, terutama selama bulan suci Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 H tahun 2026.

Curanmor di Desa Amplas disebut semakin merajalela. Warga mengaku rumah-rumah mereka kerap dibobol maling pada dini hari. Aksi ini diduga sudah direncanakan, karena pelaku dinilai mengetahui kondisi rumah yang menjadi target.

Salah satu kasus yang mencuat adalah hilangnya sepeda motor milik seorang wartawati media online bernama Siti. Kendaraan jenis Yamaha Vixion warna hitam doff dengan nomor polisi BK 3504 AJD raib setelah rumahnya dibobol pada Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 01.30 WIB.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaku diduga masuk melalui pintu belakang dengan cara merusak menggunakan alat seperti obeng, gergaji, atau linggis. Atas kejadian tersebut, korban telah melapor ke Polsek Medan Tembung dengan nomor laporan STTLP/B/348/III/2026/SPKT.

Namun hingga kini, korban masih menunggu tindak lanjut dari aparat penegak hukum. Kondisi ini memperkuat keresahan warga yang merasa belum mendapatkan perlindungan maksimal.

Curanmor di Desa Amplas tidak hanya menimpa satu korban. Warga lain juga mengaku kehilangan sepeda motor, handphone, hingga mesin air milik petani di kawasan Kampung Karo dan Kampung Tapanuli.

Seorang warga berinisial ATK menyebut banyak korban enggan melapor karena khawatir akan biaya dan proses yang tidak jelas.

“Banyak yang kemalingan di sini, tapi takut buat laporan. Takut keluar biaya dan belum tentu barang kembali,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).

Selain curanmor, warga juga menyoroti keberadaan sebuah warnet di Jalan Trimurti, Pasar 2, Desa Bandar Klippa, yang diduga menjadi pusat aktivitas ilegal.

Warnet tersebut dicurigai sebagai tempat transaksi narkoba, penggunaan sabu, hingga lokasi bermain judi online slot. Warga menyebut tempat itu beroperasi 24 jam tanpa henti dan pernah ditegur perangkat desa, namun tetap beroperasi seperti biasa.

Seorang warga berinisial STY mengungkapkan, aktivitas mencurigakan kerap terlihat di sekitar lokasi, termasuk remaja yang diduga menggunakan narkoba di bagian belakang bangunan.

“Setelah pakai narkoba, mereka lanjut main judi online di dalam. Orang yang datang bukan hanya warga sini, tapi juga dari daerah lain,” katanya.

Ia juga menduga adanya jaringan sindikat curanmor yang terorganisir. Kendaraan curian disebut dipindahkan antar wilayah, termasuk ke Medan dan sebaliknya.

Yang lebih mengkhawatirkan, warga menduga adanya oknum yang membekingi aktivitas tersebut. Bahkan disebut-sebut ada pria berambut cepak yang diduga memiliki pengaruh kuat di balik jaringan penadah.

Warga lainnya, MIT, juga membenarkan keresahan tersebut. Ia menyebut sejak adanya warnet tersebut, angka pencurian di lingkungan sekitar meningkat tajam.

“Banyak maling kumpul di situ. Bukan cuma motor, jagung dan sawit warga juga sering hilang. Bahkan toko di depannya sampai tutup karena sering dicuri,” ungkapnya.

Warga mendesak aparat penegak hukum segera turun tangan. Mereka meminta penggerebekan terhadap lokasi yang diduga menjadi sarang judi online dan narkoba, serta penindakan tegas terhadap penadah barang curian.

Selain itu, warga berharap kendaraan hasil curanmor dapat disita dan dikembalikan kepada pemiliknya.

“Kami minta aparat segera bertindak. Berantas narkoba dan judi online di kampung kami. Tangkap juga penadah yang masih beroperasi,” tegas warga.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan aktivitas ilegal dan keresahan warga di Desa Amplas.(Debi)

Berita Terkait

*Bupati Batu Bara Pimpin Rakor Forkopimda, Perkuat Sinergi untuk Keamanan dan Pembangunan Daerah*
Bapak-Anak Terseret Kasus Sabu, Pengembangan “AMBON” Buka Tabir 153 Gram di Pantai Labu
GPM Bulog Karo Digelar, Harga Pangan Murah Bantu Warga Saat Erupsi Sinabung
*Bupati Batu Bara Tutup Turnamen Sepak Bola Bupati Cup II Tahun 2026*
Lahan Kritis & Sungai Tersumbat, Tokoh Pemuda Sei Suka Desak Audit Lingkungan PT. MNA
LBH Garuda Kencana dan Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku Resmi Jalin Kerja Sama Bantuan Hukum Gratis Bagi Warga Binaan
Semarak Maulid Nabi dan Milangkala Desa Tanimulya, Pererat Silaturahmi Pemerintah Desa dengan Masyarakat
Perang Melawan Narkoba Makin Panas, 403 Kasus Diungkap Polresta Deli Serdang Januari–Agustus 2026

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 20:49 WIB

*Bupati Batu Bara Pimpin Rakor Forkopimda, Perkuat Sinergi untuk Keamanan dan Pembangunan Daerah*

Selasa, 1 September 2026 - 16:28 WIB

Bapak-Anak Terseret Kasus Sabu, Pengembangan “AMBON” Buka Tabir 153 Gram di Pantai Labu

Selasa, 1 September 2026 - 15:27 WIB

GPM Bulog Karo Digelar, Harga Pangan Murah Bantu Warga Saat Erupsi Sinabung

Selasa, 1 September 2026 - 12:17 WIB

*Bupati Batu Bara Tutup Turnamen Sepak Bola Bupati Cup II Tahun 2026*

Selasa, 1 September 2026 - 08:06 WIB

Lahan Kritis & Sungai Tersumbat, Tokoh Pemuda Sei Suka Desak Audit Lingkungan PT. MNA

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:07 WIB

Semarak Maulid Nabi dan Milangkala Desa Tanimulya, Pererat Silaturahmi Pemerintah Desa dengan Masyarakat

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:58 WIB

Perang Melawan Narkoba Makin Panas, 403 Kasus Diungkap Polresta Deli Serdang Januari–Agustus 2026

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Terobos jalan dan irigasi 16 bangunan di Padalarang di Bongkar Satpol PP dan PUPR

Berita Terbaru