Tribun1.com – KARO — Pengedar sabu berinisial JZ Pangaribuan (41) berhasil dibekuk tim gabungan Intel Kodim 0205/TK, Intel Korem 023/KS, dan Intel Kodam I/BB di Desa Sumber Mufakat, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Rabu (20/5/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.
Pengedar sabu tersebut ditangkap di Gang Lusi setelah petugas menerima laporan masyarakat terkait aktivitas peredaran narkotika yang dinilai sudah sangat meresahkan warga sekitar.
Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkoba. Barang bukti itu antara lain delapan paket sabu seberat total 1,11 gram, satu bong plastik, empat pipet isap, dua kaca pirex, 25 buah mancis, uang tunai Rp91 ribu, tas gendong hitam, dompet hitam, dua lembar KTP, serta satu SIM A polos.
Pasi Intel Kodim 0205/TK Kapten Arm Rajiman Girsang mewakili Dandim 0205/TK Letkol Inf Robert Panjaitan menjelaskan, penangkapan berawal dari informasi masyarakat yang menyebut adanya dua orang terduga bandar sabu di Desa Sumber Mufakat.
“Setelah dilakukan penangkapan dan interogasi, pelaku mengaku sudah sekitar dua bulan menjual atau menjadi agen sabu di tempat kosnya,” ujar Kapten Arm Rajiman Girsang.
Menurut pengakuan pelaku kepada petugas, sabu tersebut diperoleh dari seseorang bernama Talib yang disebut merupakan warga Sumbul. Barang haram itu biasanya dijemput di kawasan Simpang Sumber Mufakat, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo.
Kapten Arm Rajiman Girsang menyebutkan, pelaku mengaku tidak mengetahui identitas bandar besar yang memasok sabu tersebut. Namun berdasarkan keterangan tersangka, jaringan pemasok diduga berasal dari wilayah Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.
Pengedar sabu itu kini telah diserahkan ke Satresnarkoba Polres Karo guna menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.
Perang narkoba yang dilakukan Kodim 0205/TK bersama Kodam I/BB dan Korem 023/KS ditegaskan akan terus dilakukan demi menjaga keamanan masyarakat dari ancaman penyalahgunaan narkotika.
“Perang terhadap narkotika adalah perang melawan kejahatan. Kami akan terus menggencarkan upaya ini untuk menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat,” tegas Kapten Arm Rajiman Girsang.
Perang narkoba di wilayah Karo juga diharapkan mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Warga diminta tidak takut memberikan informasi kepada aparat apabila mengetahui adanya aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan sekitar. (Debi A’a)








































