Provokasi Murahan di Tanjung Morawa, Husen Tamora Jadi Sasaran Fitnah, Masyarakat Desak Polisi Tangkap Provokator

TRIBUN1

- Author

Minggu, 24 Agustus 2025 - 14:26 WIB

50229 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjung Morawa – Situasi di Tanjung Morawa minggu lalu sempat memanas akibat adanya upaya provokasi yang dinilai sangat berbahaya bagi kondusivitas masyarakat.

Pihak-pihak tak bertanggung jawab disebut berusaha membenturkan organisasi besar Pemuda Pancasila dengan FKPPI dan F.SPTSI–K.SPSI melalui penyebaran kabar bohong yang mengatasnamakan organisasi pekerja di bawah kepemimpinan Husen Tamora.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa anggota F.SPTSI–K.SPSI Deli Serdang disebut-sebut menurunkan spanduk ucapan HUT ke-80 Republik Indonesia milik Pemuda Pancasila yang terpasang di salah satu sudut Tanjung Morawa.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabar ini jelas membuat suasana gaduh, seolah-olah ada gesekan antara Pemuda Pancasila dengan organisasi pekerja.

Namun fakta di lapangan berkata lain. Puluhan anggota F.SPTSI–K.SPSI pimpinan Husen Tamora justru bergerak spontan menurunkan spanduk ilegal milik segelintir preman yang memasang spanduk ucapan dengan mengatasnamakan F.SPTSI–K.SPSI yang sah tanpa izin resmi dari Husen Tamora.

Tindakan itu dilakukan demi menjaga marwah dan integritas organisasi yang telah dibangun dengan susah payah.

Masyarakat Deli Serdang Geram

Sejumlah tokoh masyarakat Deli Serdang mendesak kepolisian, khususnya Kapolda Sumut dan Kapolres Deli Serdang, untuk segera menangkap para provokator yang menebarkan fitnah.

Mereka menilai, fitnah murahan yang menyudutkan Husen Tamora adalah upaya sistematis untuk menciptakan chaos dan kerusuhan di tengah masyarakat.

“Publik harus tahu, yang diturunkan bukan spanduk Pemuda Pancasila, melainkan spanduk ilegal yang sengaja dipasang segelintir orang tak bertanggung jawab. Tuduhan ke Ketua Husen adalah fitnah keji yang tidak bisa dibiarkan,” tegas seorang tokoh masyarakat setempat.

Mereka juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi. “Sudah jelas ada upaya adu domba, jangan sampai masyarakat ikut terseret arus fitnah murahan ini,” tambahnya.

Husen Tamora Tetap Dihormati

Meski namanya difitnah, Husen Tamora terbukti tetap mendapat dukungan luas.

Pada acara pernikahannya di Galang, Kamis (21/8/2025), para pimpinan Pemuda Pancasila bersama puluhan anggotanya, kader FKPPI, hingga jajaran F.SPTSI–K.SPSI hadir memberikan doa dan restu.

Kehadiran mereka menjadi bukti nyata bahwa isu adu domba tidak berpengaruh sama sekali terhadap persaudaraan antarkelompok.

“Kami tahu betul siapa Ketua Husen Tamora ini. Beliau bersahabat dengan semua kalangan, selalu terbuka, dan tidak pernah mencari musuh,” tegas Ketua PAC Pemuda Pancasila, Aidil Anhar, saat ditemui di lokasi resepsi.

Nada serupa juga disampaikan Ketua PAC Pemuda Pancasila lainnya, Guntur Syahputra, yang mengecam keras penyebaran fitnah.

“Kami marah besar. Upaya membenturkan Ketua Husen dengan Pemuda Pancasila adalah tindakan jahat. Kami tidak akan diam bila hal seperti ini dibiarkan,” ujarnya.

Desakan Tegas ke Aparat

Kasus ini kini menjadi sorotan. Masyarakat berharap aparat hukum bergerak cepat, bukan hanya sebatas mengamankan situasi, tetapi juga menindak para provokator penyebar hoaks yang berpotensi mengganggu stabilitas sosial di Deli Serdang.

Husen Tamora sendiri dikenal sebagai figur yang merangkul banyak pihak, membangun organisasi dengan dedikasi tinggi, serta menjaga hubungan baik dengan ormas maupun masyarakat luas.

Upaya merusak nama baiknya melalui fitnah dianggap tidak hanya mencederai dirinya, tetapi juga menodai kebesaran organisasi pekerja F.SPTSI–K.SPSI yang kini tengah dibangunnya di Deli Serdang. (red)

Berita Terkait

Curanmor & Narkoba Mengganas di Desa Amplas, Warga Resah: Diduga Ada Oknum Bekingi Penadah
DPRD Deli Serdang Angkat Suara: Warga Kehilangan Kepercayaan, Dugaan Korupsi di Proyek Talapeta Kian Menguat
Kredibilitas Bupati Deli Serdang Terancam Akibat Arogansi Oknum Pejabat Pertanian
Pelaku Penganiayaan Juanda Masih Bebas Berkeliaran
Pramuka dan Hasil Karya WBP Lapas Narkotika Pematangsiantar Pukau Tamu Undangan di Acara Kenegaraan Pembagian Remisi Umum dan Remisi Dasawarsa
Rayakan Kemerdekaan, Lapas Lubuk Pakam Turun Langsung Bagikan Sembako ke Warga
Kamera, Emas, dan TV Raib dari Toko Rias Pengantin, Polisi Selidiki Keterlibatan Bandar Narkoba Lokal
Nazarianti Jadikan 1 Muharram Momentum Tahunan untuk Merawat Spirit Islam dan Persatuan Warga

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Kapolda NTB Gelar Minggu Kasih di Gereja Imanuel Mataram, Perkuat Toleransi dan Kamtibmas

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Kasihumas Polres Batu Bara Sampaikan Belasungkawa kepada Keluarga Almarhum Ismail Sitompul .

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:28 WIB

*Suasa Penuh Haru, Acara Farewell Parade Irjen Pol Dr. Nazly Harahap Kakorsabhara Baharkam Polri*

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Satresnarkoba Polres Batu Bara Gelar Minggu Kasih, Salurkan Sembako dan Edukasi Bahaya Narkoba

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Polres Batu Bara Gelar Minggu Kasih di Sejumlah Gereja, Perkuat Kerukunan dan Salurkan Bantuan Sembako

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:52 WIB

Resmi Jabat Kakorsabhara Baharkam Polri, Irjen Jossy Kusumo Dorong Polisi Lebih Dekat dengan Masyarakat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Bupati Batu Bara Tinjau Pengolahan Sampah Plastik Menjadi Bahan Bakar Alternatif di Labuhanbatu*

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:37 WIB

Kapolda NTB Gelar Subuh Keliling di Islamic Center Mataram, Ajak Masyarakat Perkuat Kamtibmas

Berita Terbaru