Bupati Aceh Timur dan Inspektorat Aceh Didesak Tindaklanjuti Tuntutan Warga Alue Kul

TRIBUN1

- Author

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:26 WIB

509 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TIMUR – Tuntutan transparansi pengelolaan anggaran desa kembali mencuat di Kabupaten Aceh Timur. Kali ini datang dari warga Desa Alue Kul, Kecamatan Rantau Selamat.

Warga desa tersebut mendesak pemerintah daerah dan aparat pengawas untuk melakukan audit menyeluruh terhadap pengelolaan Dana Desa Alue Kul agar dikelola secara jelas, terbuka, dan akuntabel.

Desakan itu muncul seiring dengan penilaian warga terhadap gaya kepemimpinan Kepala Desa Alue Kul yang dinilai arogan dalam setiap pengambilan kebijakan, baik dalam forum musyawarah gampong maupun dalam pelaksanaan program pembangunan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah warga menilai, kebijakan yang diambil terkesan sepihak dan kurang melibatkan partisipasi masyarakat. Bahkan, muncul kesan bahwa kepala desa merasa posisinya bukan berada di bawah pembinaan Bupati dan Gubernur, sehingga prinsip koordinasi dan tata kelola pemerintahan berjenjang terabaikan.

“Puncaknya, kesabaran warga habis. Kami hanya ingin kejelasan. Dana Desa harus transparan,” ujar warga pada sabtu 10/10/2026.

Warga meminta Inspektorat Aceh, Bupati Aceh Timur, hingga Kejaksaan untuk tidak tutup mata. Mereka berharap dilakukan audit investigatif, evaluasi total, dan pembukaan buku keuangan desa di depan publik sebagai bentuk pertanggungjawaban.

“Ini peringatan keras! Kepala Desa itu pelayan rakyat, digaji oleh uang rakyat, di bawah pembinaan Bupati dan Gubernur. Bukan raja kecil yang kebal hukum dan anti kritik!”

“Jika Kades Alue Kul merasa bersih, buktikan dengan transparansi! Jangan arogan! Kami dari warga mendesak audit Dana Desa Alue Kul secara terbuka dan menyeluruh. Rakyat Alue Kul butuh kejelasan, bukan keangkuhan,” tegas salah satu warga yang enggan menyebutkan namanya namun dikenal vokal membela kepentingan masyarakat kecil.

Warga menambahkan, Dana Desa merupakan program mulia Presiden untuk membangun Indonesia dari pinggiran dan dari desa. Jika dalam pengelolaannya dilakukan secara tertutup dan tidak melibatkan masyarakat, maka hal itu dinilai sebagai bentuk pengkhianatan terhadap amanat Presiden, Gubernur, dan Bupati.

Kini, perhatian publik tertuju pada langkah yang akan diambil oleh Bupati Aceh Timur dan Inspektorat Aceh. Apakah desakan warga tersebut akan ditindaklanjuti sebagai bagian dari upaya pembenahan tata kelola pemerintahan desa, atau akan dibiarkan berlarut hingga berpotensi menimbulkan konflik di tengah masyarakat.

Warga Desa Alue Kul menegaskan, mereka hanya menuntut satu hal: keadilan dan transparansi dalam pengelolaan Dana Desa.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Alue Kul, Kecamatan Rantau Selamat, Kabupaten Aceh Timur, belum memberikan klarifikasi resmi terkait desakan warga tersebut. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab sesuai ketentuan Undang-Undang Pers.

Berita Terkait

Dugaan Penggelapan Mobil di Aceh Timur, Nama Adira Finance Dicatut Debt Collector Ilegal
Konferensi Pers Tanpa Pers, Bupati Aceh Timur Dinilai Tutup Mulut dan Abaikan Media
Ketua LAKI DPC Aceh Timur : Minta Bupati Hentikan Pelatihan Bimtek Di 24 Kecamatan, Yang Berbau Bisnis Dan Korupsi
Oknum Wartawan Aceh Timur Menjiplak Karya Orang Lain
Haji Sopiyan Sumber Hoak , Ini Klarifikasi Dari Hasbi, Ketua DPD Asosiasi Pewarta Pers Indonesia, DPD A-PPI

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:21 WIB

Bupati Batu Bara Sambut Safari Dakwah Anak Palestina, Salurkan Tali Asih dan Santunan Kepada Anak Yatim*

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Polisi Bersama Masyarakat’: Langkah Kapolda NTB Hadirkan Rasa Aman dari Lingkungan Terkecil

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Astamaops Kapolri Apresiasi Masyarakat Sukseskan MotoGP Mandalika 2026

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:51 WIB

Operasi Gabungan Polda NTB Gerebek Dugaan Sarang Narkoba di Mataram, Sabu 51,58 Gram Disita

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:09 WIB

UPRC Dit Samapta Polda NTB Gerak Cepat Padamkan Karhutla di Bypass Mandalika Jelang Puncak MotoGP 2026

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Tingkatkan Kebugaran dan Jaga Kesehatan, Warga Binaan dan Petugas Lapas Labuhan Ruku Rutin Laksanakan Senam

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Polres Batu Bara dan Jajaran Intensifkan Patroli Malam, Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:40 WIB

Tim Dokkes Ops Mandalika Rinjani 2026 Tangani WNA Australia Korban Laka Lantas di Kawasan Sirkuit Mandalika

Berita Terbaru