Bang Jack Apresiasi Pameran Bilah Pusaka Takalar

ADI DG SILELE

- Author

Kamis, 14 Agustus 2025 - 08:04 WIB

50134 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takalar – tribun1.com | Bertepatan momen penyelenggaraan rangkaian acara dalam rangka menyambut dan menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2025, pemerhati cinta budaya kabupaten Lipang Bajeng takalar gelar Pameran Bilah pusaka yang di diselenggarakan di Baruga panrannuangku yang berlangsung selama tiga hari kedepan(13/8/2025)

Dalam pameran tersebut, Bupati Takalar Firdaus Dg Manye turut hadir sebagai pembuka dalam acara Pameran Bilah Pusaka tersebut “sore ini saya membuka pameran bilah pusaka dan dari pameran ini ternyata banyak komunitas mengoleksi dan masih menjaga warisan budaya ini” Ujarnya dalam pembukaan acara

Lebih lanjut disampaikan “Puluhan keris dan pusaka khususnya badik dari Bugis Makassar yang menjadi kekayaan budaya dipamerkan disini, perlu kita mengetahui bahwa budaya ini punya nilai sejarah warisan dan kearifan sehingga bagi generasi muda perlu untuk melihat” Sambungnya

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Disele-sela acara, ketua umum Lembaga Munta Bassi Tau Gowa (MBTG) , Muh Yasir Dg Tojeng atau lebih akrab disapa bang Jack bersama tim memberi cindera mata kepada semua pejabat tinggi kabupaten takalar dan beberapa pencinta budaya sebagai bentuk apresiasi dalam terselenggaranya acara Pameran Bila Pusaka di Takalar.

“Kami dari Lembaga Munta Bassi Tau Gowa(MBTG) Apresiasi kegiatan Pameran Bilah Pusaka yang diselenggarakan oleh Lipang Bajeng Takalar” Jelasnya

Lebih lanjut dikatakan bahwa “Dengan adanya kegiatan ini kami dari pencinta budaya ikut merasa bangga yang mana kami generasi pelanjut sebagai putra putri Sulawesi Selatan bisa memahami dengan arti sejarah terkait nama-nama pasaka yang digunakan para leluhur kami dijaman dahulu” Sambungnya

Adapun dari cendera mata yang diberikan ialah jenis batu Munta Bassi yang lebih ciri khas yanf disebut sebagai batu barakka dalam sejarah yang hanya ada di Sulawesi Selatan.

Dg Tojeng juga menambahkan bahwa dalam sejarah Munta Bassi atau batu barakka ciri khas Sulawesi Selatan konon dalam sejarah sarana yang digunakan para orang tua atau leluhur kami dahulu sebagai sarana keselamatan berkat Izin Allah SWT dalam menghadapi peperangan dahulu” Tutupnya. (F_DM)

Berita Terkait

.SWI Jabar Kawal Transparansi Anggaran Publik, Audiensi dengan Diskominfo Jabar Bahas Akses Informasi dan Kemitraan Media
Aktivis LSM KOREK Laporkan Dugaan Penganiayaan di Kantor BPN Kota Bandung, Polisi Diminta Usut Tuntas
Dari Surabaya untuk Indonesia Timur, SWI Perkuat Kompetensi dan Profesionalisme Wartawan
Kebakaran Mardinding Karo, 8 Rumah Hangus dan TNI Bergerak Cepat
Bersama dalam Shalawat, Bersatu dalam Syukur: Kehangatan Maulid Nabi di Babakan Talang Menyentuh Hati Jamaah
Kesbangpol dan SWI Jabar Perkuat Hubungan Profesional demi Informasi yang Berkualitas
Menata Masa Depan Rumah Tangga, KUA Lembang Gelar Bimbingan Pra Nikah untuk Puluhan Pasangan
DPP XTC Indonesia Nyatakan Sikap Tegas: Persatuan Dijaga, Penyalahgunaan Identitas Diproses Hukum

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Situasi Genting di Lawe Alas: Jebolnya Tanggul Sungai dan Aktifitas Tambang Galian C Dinilai Melanggar Undang-Undang

Selasa, 29 September 2026 - 20:49 WIB

Bantuan Pemda Aceh Rp 323,5 Juta, Untuk Kebakaran Agara. Diduga Meguap Kemana sekitar Rp 240 Juta.

Senin, 20 Juli 2026 - 00:30 WIB

Dugaan Penyimpangan Pengelolaan Dana BOS dan PIP di SDN 2 Biak Muli Minta Diusut Hingga Tuntas

Senin, 6 Juli 2026 - 13:53 WIB

Grasstrack Kapolres Agara Sukses Digelar, Semangat Bhayangkara dan Prestasi Berpacu di Sirkuit IMI Aceh Tenggara

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:22 WIB

BPJN Aceh 3.5 Bersihkan Ruas Jalan Nasional Terdampak Banjir di Desa Kuning dan Lawe Tua Persatuan

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:59 WIB

Truk Diduga Angkut Gondorukem Terjun ke Jurang di Agara, Nopol Ditutup, Lokasi Dijaga Ketat

Kamis, 23 April 2026 - 02:45 WIB

Politik Kotor Mengendap di Spanduk: Saat Wajah Demokrasi Aceh Dicoreng Oknum Tak Bertanggung Jawab

Selasa, 14 April 2026 - 19:54 WIB

Rabusin Menyuarakan Kepastian Hukum di Tengah Sengketa Agraria yang Diuji di Pengadilan Negeri Blangkejeren

Berita Terbaru