Tribun1.com – KABANJAHE – Prestasi karate MIS Ad-Dakwah Kabanjahe kembali mencuri perhatian setelah tiga atlet muda berhasil meraih tiga medali pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) Karate Shokaido Sumatera Utara 2026. Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi langsung dari Kepala MIS Ad-Dakwah Kabanjahe, Mualimah Sri Tuti S.S.Pd.
Prestasi karate MIS Ad-Dakwah Kabanjahe dinilai sebagai hasil pembinaan yang konsisten dan terarah. Sri Tuti menyampaikan kebanggaannya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (6/4/2026). Ia menegaskan capaian tersebut tidak terlepas dari peran pelatih Sensei Ulong yang dinilai berhasil membentuk kemampuan teknik sekaligus mental tanding para siswa.
“Prestasi karate MIS Ad-Dakwah Kabanjahe ini adalah hasil kerja keras, dedikasi, dan kesabaran pelatih dalam membimbing siswa. Kami sangat bangga dan berterima kasih,” ujar Sri Tuti.
Prestasi karate MIS Ad-Dakwah Kabanjahe semakin terlihat setelah para atlet sukses menyabet tiga medali dari nomor kumite. Raihan tersebut diperoleh dalam Kejurda Karate Shokaido Sumatera Utara 2026 yang berlangsung pada 28–29 April 2026 di Kota Padangsidimpuan. Ajang ini diikuti ratusan atlet dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara.
Keberhasilan tersebut menunjukkan peningkatan signifikan pada teknik bertanding dan kekuatan mental atlet usia dini. Para siswa mampu tampil kompetitif menghadapi lawan dari berbagai daerah dengan pengalaman bertanding yang lebih matang.
Sensei Ulong menyampaikan bahwa prestasi karate MIS Ad-Dakwah Kabanjahe merupakan hasil kolaborasi seluruh pihak. Ia menyebut dukungan madrasah, yayasan, guru, dan orang tua menjadi faktor penting dalam keberhasilan pembinaan atlet.
“Prestasi karate MIS Ad-Dakwah Kabanjahe ini adalah hasil kolaborasi. Dukungan semua pihak sangat penting dalam membentuk mental dan kemampuan atlet,” ungkapnya.
Prestasi karate MIS Ad-Dakwah Kabanjahe juga ikut berkontribusi dalam capaian kontingen Kabupaten Karo yang berhasil meraih Juara Umum 2. Secara keseluruhan, Kabupaten Karo mengumpulkan 5 medali emas, 6 perak, dan 6 perunggu.
Sementara itu, Juara Umum 1 diraih Kota Medan dengan 7 emas, 2 perak, dan 2 perunggu. Posisi ketiga ditempati Kabupaten Tapanuli Selatan dengan raihan 4 emas, 1 perak, dan 8 perunggu.
Kejuaraan ini menjadi salah satu ajang bergengsi tingkat daerah yang mempertemukan atlet karate usia dini. Kompetisi tersebut sekaligus menjadi tolok ukur keberhasilan pembinaan dojo di Sumatera Utara.
Keberhasilan ini semakin mengukuhkan karate MIS Ad-Dakwah Kabanjahe sebagai salah satu pusat pembinaan atlet muda berprestasi.
Pembinaan yang konsisten sejak usia dini dinilai mampu melahirkan atlet dengan teknik matang dan mental bertanding yang kuat.
Sri Tuti berharap prestasi karate MIS Ad-Dakwah Kabanjahe dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya. Ia menegaskan pihak madrasah akan terus mendukung kegiatan olahraga guna melahirkan atlet berprestasi di masa depan.(Debi A’a)








































