Tribun1.com – Tanah Karo – Edy M Manik resmi terpilih sebagai Ketua Pengurus Cabang Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kabupaten Karo periode 2026–2030. Pemilihan berlangsung secara aklamasi dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) FORKI Karo yang digelar di El’s Coffe & Studio, Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sabtu (14/3/2026).
Muskab FORKI Karo tersebut menjadi momentum penting bagi kebangkitan organisasi karate di Kabupaten Karo. Kegiatan ini sekaligus menandai langkah mengaktifkan kembali organisasi yang diketahui sempat tidak berjalan selama sekitar dua tahun terakhir.
Dalam musyawarah tersebut hadir sejumlah tokoh olahraga dan perwakilan pemerintah daerah. Di antaranya Bidang Organisasi FORKI Sumatera Utara Rawi Kresna SE SH MH, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Karo Daut Sembiring S.STP MSP, Wakil Ketua KONI Karo Karta Nadeak, serta Sekretaris KONI Kabupaten Karo Julius Boy Nesra Basgimana Barus M.Pd.
Selain itu, Muskab juga diikuti oleh enam perguruan karate yang aktif di Kabupaten Karo. Keenam perguruan tersebut yakni Kei Shin Kan, Gokasi, Kala Hitam, Porbikawa, Shokaido, dan KKI yang turut memberikan dukungan dalam proses musyawarah organisasi.
Bidang Organisasi FORKI Sumut Rawi Kresna mengapresiasi terselenggaranya Muskab tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan langkah penting untuk menghidupkan kembali organisasi karate di Kabupaten Karo agar pembinaan atlet dapat berjalan lebih maksimal.
Rawi menyebutkan bahwa selama sekitar dua tahun terakhir Pengcab FORKI Kabupaten Karo tidak aktif. Oleh karena itu, ia berharap kepengurusan baru mampu membangun organisasi yang solid serta memperkuat kebersamaan antara pengurus, pelatih, wasit dan atlet.
“Pengcab FORKI Kabupaten Karo sudah sekitar dua tahun tidak aktif. Kepengurusan baru harus mampu menjaga kebersamaan agar prestasi karate Karo kembali meningkat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah dan berbagai pihak dalam pembinaan olahraga karate. Kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Karo, KONI, Dispora serta Dinas Pendidikan dinilai menjadi faktor penting untuk meningkatkan prestasi atlet daerah.
Sementara itu, Sekretaris KONI Kabupaten Karo Julius Boy Nesra Basgimana Barus menegaskan pihaknya akan terus mendukung pembinaan olahraga di daerah tersebut, termasuk cabang olahraga karate yang memiliki banyak peminat di kalangan generasi muda.
Menurut Julius, Kabupaten Karo memiliki potensi besar dalam bidang olahraga. Hal ini terbukti dari capaian prestasi pada ajang Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) sebelumnya, di mana Kabupaten Karo mampu menembus peringkat lima besar meskipun dengan keterbatasan anggaran.
“Program pertama kami adalah melakukan audiensi dengan Disporpar dan Dinas Pendidikan Kabupaten Karo agar pembinaan cabang olahraga, khususnya bela diri, dapat semakin diperkuat karena potensinya sangat besar,” kata Julius saat membuka Muskab FORKI Karo.
Proses musyawarah berlangsung lancar dan sesuai dengan mekanisme organisasi. Enam perguruan karate yang hadir secara resmi memberikan surat dukungan kepada Edy M Manik sebagai calon ketua.
Dengan dukungan penuh tersebut, Edy M Manik akhirnya ditetapkan sebagai Ketua Pengurus Cabang FORKI Kabupaten Karo periode 2026–2030. Penetapan ini ditandai dengan penyerahan palu sidang oleh pimpinan sidang tetap, Rawi Kresna.
Dalam pidato perdananya, Edy M Manik menyampaikan terima kasih kepada Pengurus Provinsi FORKI Sumut, Pemerintah Kabupaten Karo, KONI Kabupaten Karo serta seluruh perguruan karate yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin organisasi tersebut.
Sebagai formatur tunggal, Edy diberikan waktu selama 30 hari untuk menyusun struktur kepengurusan Pengkab FORKI Kabupaten Karo yang baru.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk melibatkan seluruh perguruan karate dalam kepengurusan organisasi. Menurutnya, kerja sama seluruh perguruan menjadi kunci utama dalam meningkatkan prestasi karate di Kabupaten Karo.
“Saya meminta setiap perguruan karate di Kabupaten Karo mengirimkan wakilnya untuk menjadi pengurus. Kita harus bekerja bersama untuk meningkatkan prestasi karate Karo,” ujarnya.
Selain memperkuat organisasi, Edy juga berencana menggelar kejuaraan karate terbuka tingkat Sumatera Utara di Kabupaten Karo. Kejuaraan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas atlet sekaligus memperkuat ekosistem olahraga bela diri di daerah itu.
“Saya ingin ke depan kita dapat menggelar kejuaraan karate open se-Sumatera Utara di Kabupaten Karo,” kata Edy yang disambut tepuk tangan peserta Muskab.
Musyawarah Kabupaten FORKI Karo kemudian ditutup dengan kegiatan buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan antara pengurus, pelatih, atlet serta para undangan yang hadir.(Red)
Reporter: Ardi








































