Tribun1.com – Padangsidimpuan — Kejurda Shokaido Sumatera Utara ke-V resmi digelar di Lapangan Futsal NATO, Kota Padangsidimpuan, Sabtu (28/3/2026). Kejurda Shokaido Sumut 2026 ini menjadi ajang bergengsi sekaligus pintu utama seleksi atlet menuju kejuaraan nasional yang akan berlangsung pada April mendatang.
Kejurda Shokaido Sumut 2026 dibuka langsung oleh Ketua Shokaido Sumatera Utara, Darma Putra Rangkuti S.Hut., M.Si. Pembukaan berlangsung meriah dengan kehadiran ratusan atlet, pelatih, dan tamu undangan dari berbagai daerah di Sumatera Utara.
Sebanyak 373 atlet karateka ambil bagian dalam kejuaraan ini. Mereka berasal dari sembilan pengurus cabang, yakni Padangsidimpuan, Tapanuli Selatan, Padang Lawas Utara, Sibolga, Karo, Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, dan Binjai.
Ketua panitia, Hasan, menegaskan bahwa Kejurda Shokaido Sumut 2026 bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga bagian penting dari proses seleksi menuju Kejuaraan Nasional Shokaido Indonesia yang dijadwalkan berlangsung pada 9–12 April 2026 di Lampung.
“Melalui kejuaraan ini, kita menyeleksi atlet terbaik yang akan mewakili Sumatera Utara di tingkat nasional,” ujarnya.
Mengusung tema “Ksatria Karate Shokaido, Pantang Menyerah, Raih Juara Dengan Jiwa Bushido”, kejuaraan ini menanamkan nilai disiplin, semangat juang, dan kehormatan dalam setiap pertandingan.
Ketua Shokaido Sumut, Darma Putra Rangkuti, menyampaikan bahwa ajang ini memiliki arti penting, karena menjadi Kejurda ke-V sekaligus momentum perdananya sebagai ketua.
“Ini amanah besar. Karate bukan hanya tentang kemenangan, tetapi pembentukan fisik, mental, dan menjaga kehormatan sebagai karateka,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa hasil Kejurda Shokaido Sumut 2026 akan menjadi dasar penentuan atlet yang akan diberangkatkan ke tingkat nasional. Para atlet diharapkan mampu membawa nama Sumatera Utara bersaing dan berprestasi.
Darma turut mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan mematuhi aturan pertandingan.
“Menang itu penting, tetapi kejujuran dan sportivitas jauh lebih penting. Jangan bermain curang, karena ini awal perjalanan masa depan kalian,” pesannya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan, Sri Fitrah Munawaroh S.Ak, yang hadir bersama anggota DPRD Dewi Fortuna, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kejuaraan ini.
“Kegiatan ini sangat positif. Matras adalah tempat menguji kemampuan. Menang atau kalah adalah proses, tetapi sportivitas adalah kewajiban,” ujarnya di hadapan peserta.
Ia juga mengingatkan wasit dan juri agar menjaga objektivitas dalam penilaian sehingga menghasilkan juara yang benar-benar berkualitas.
Kejurda ini turut dihadiri sejumlah pengurus dan tokoh penting, di antaranya Sekretaris Shokaido Sumut Ardiansyah Pohan SE, Ketua Keluarga Sabuk Hitam (KSH) Rihatman Tanjung SH, Sekretaris KSH Jelly Chandra Hasibuan SH, Binpres Shokaido Sumut Iqbal Parinduri, serta perwakilan dari Kodim 0212/TS dan Polres Padangsidimpuan.
Selama dua hari pelaksanaan, Kejurda Shokaido Sumut 2026 menjadi ajang strategis dalam menjaring bibit atlet unggul. Diharapkan dari kejuaraan ini lahir karateka terbaik yang mampu mengharumkan nama Sumatera Utara di tingkat nasional.(Debi)








































