Polres Simalungun Berjibaku Evakuasi Material Longsor Dan Banjir Di Huta Soalan

DEBI APRIANTO

- Author

Minggu, 16 Maret 2025 - 16:57 WIB

50101 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Simalungun, Tribun1.web.id //

Personel Kepolisian Resor (Polres) Simalungun masih terus melakukan upaya evakuasi dan pembersihan material longsor dan banjir yang terjadi di kawasan Huta Soalan, Sibaganding, Kabupaten Simalungun. Bencana alam yang terjadi pada Minggu sore (16/3) tersebut mengakibatkan tertutupnya akses jalan utama dan memaksa petugas kepolisian melakukan pengalihan arus lalu lintas untuk mencegah terjadinya kecelakaan. Minggu (16/3/2025)

Peristiwa banjir dan longsor diketahui terjadi pada Minggu (16/3) sekitar pukul 15.30 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polres Simalungun dengan tanggap segera bergerak ke lokasi kejadian untuk memberikan bantuan dan melakukan pengamanan.

Kaspolres Simalungun AKBP Choky melalui Kasi Humas AKP Verry saat dikonfirmasi terkait kejadian tersebut pada pukul 22.12 WIB menyampaikan bahwa personel Polres Simalungun masih melakukan evakuasi terhadap material yang menghalangi jalan. “Kami masih berjibaku membersihkan material longsor dan banjir. Dengan bantuan alat berat, kami berharap proses pembersihan dapat diselesaikan dengan lebih cepat,” ujar AKP Verry.

Dalam upaya menanggulangi dampak bencana dan mengamankan arus lalu lintas, pihak kepolisian telah melakukan pengalihan arus. “Arus lalu lintas untuk saat ini dialihkan dari simpang palang menuju simpang sitahoan begitu pula sebaliknya,” jelas AKP Verry.

Kasat Lantas Polres Simalungun AKP Jonni Sinaga menambahkan bahwa hingga saat ini belum ada laporan mengenai korban jiwa akibat bencana tersebut. “Untuk sementara kami dari pihak kepolisian belum menerima laporan informasi tentang adanya korban jiwa. Jadi untuk saat ini kami tidak menemukan adanya korban jiwa akibat banjir bandang ataupun longsor ini, dan kita berharap agar tidak ada korban akibat bencana alam ini,” tegas Kasat Lantas.

Bencana alam berupa banjir bandang dan longsor yang terjadi di kawasan Huta Soalan, Sibaganding ini diduga disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi yang mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari terakhir. Kondisi geografis kawasan yang berbukit dan dekat dengan aliran sungai menjadikan wilayah ini rawan terhadap bencana alam seperti banjir dan longsor.

Meskipun belum ada korban jiwa yang dilaporkan, kerugian material akibat bencana ini cukup signifikan. Selain infrastruktur jalan yang rusak, beberapa rumah warga juga dilaporkan terkena dampak banjir dan longsor. Pihak kepolisian bersama dengan instansi terkait terus melakukan pendataan terhadap kerugian yang ditimbulkan oleh bencana ini.

Polres Simalungun mengerahkan personel dari berbagai satuan untuk membantu proses evakuasi dan pembersihan material longsor. Mereka bekerja dalam kondisi cuaca yang tidak menentu dan medan yang cukup sulit. Namun, semangat pengabdian kepada masyarakat tetap menjadi motivasi bagi para personel kepolisian untuk terus bekerja keras mengatasi dampak bencana.

“Kami mengerahkan personel dari berbagai satuan untuk membantu proses evakuasi dan pembersihan. Kami juga berkoordinasi dengan instansi terkait seperti BPBD, Dinas PU, dan pemerintah daerah untuk penanganan bencana ini secara komprehensif,” tutur AKP Jonni.

Sementara itu, Kapolres Simalungun melalui Kasat Lantas menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah mematuhi imbauan pengalihan arus lalu lintas. Kerjasama masyarakat dalam situasi darurat seperti ini sangat membantu pihak kepolisian dalam menjalankan tugas pengamanan dan penanganan bencana.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah mematuhi imbauan pengalihan arus lalu lintas. Hal ini sangat membantu kami dalam menjalankan tugas pengamanan dan mencegah terjadinya kecelakaan di lokasi bencana,” ucap Kasat Lantas.

Polres Simalungun juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas, terutama bagi mereka yang tinggal di kawasan rawan bencana. Masyarakat juga diminta untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang jika mendapati tanda-tanda akan terjadinya bencana alam lanjutan.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas. Jika mendapati tanda-tanda akan terjadinya bencana alam lanjutan, segera laporkan kepada pihak berwenang,” tegas Kasat Lantas.

Upaya pengamanan dan penanganan bencana yang dilakukan oleh Polres Simalungun ini merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polres Simalungun. Hal ini juga menunjukkan profesionalisme Polri dalam menjalankan fungsi pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam situasi darurat seperti bencana alam.

Pihak kepolisian akan terus memantau perkembangan situasi dan memberikan informasi terbaru kepada masyarakat. Masyarakat yang membutuhkan bantuan atau informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor darurat Polres Simalungun di 110 Call Center.

Personel Polres Simalungun bersama dengan instansi terkait akan terus bekerja keras untuk mengatasi dampak bencana ini dan memulihkan kondisi wilayah yang terkena dampak banjir dan longsor. Semangat pengabdian dan profesionalisme Polri dalam melayani masyarakat menjadi modal utama dalam penanganan bencana ini.

(Debi A’a)

Berita Terkait

Ahli Waris Ahim Pasang Plang Kepemilikan di Tanah Lapang Sukarame, Sengketa Lahan di Desa Ciptaharja Kembali Mencuat
Dewan Pers Tekankan Wartawan Aktif Harus Bernaung dalam Organisasi yang Tepat, SWI Siap Menindaklanjuti
Merajut Kenangan, Menatap Masa Depan: SMK BANI ABDUL MALIK Gelar Pelepasan Siswa Kelas XII Penuh Makna
Jaga Stabilitas Harga dan Ketahanan Pangan, BULOG Jabar Salurkan 99 Ribu Ton Beras Bantuan untuk Lebih dari 6 Juta Keluarga Penerima Manfaat
AKPERSI Buka Suara: FGD Pendidikan Bukan Proyek Berbayar, Semua Partisipasi Sukarela
Tanam Jagung Tumpang Sari 0,5 Ha di Koto Damai, Polsek Kampar Kiri Hilir Dukung Petani Lokal
Keluarga Tahanan Fanny Ismail Terima Kematian Dengan Ikhlas, Lapas Labuhan Ruku Bantah Pemberitaan Negatif
Dukung Kemandirian Warga Binaan, Ketua TP PKK Kabupaten Batu Bara Serahkan Alat Tenun di Lapas Labuhan Ruku

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:58 WIB

Anak Sudah Masuk Ranking, Orang Tua Mengaku Terkejut Saat Dinyatakan Tidak Lolos

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:12 WIB

Disabilitas Berdaya”, Sinergi Lintas Sektor Hadirkan Harapan Baru bagi Kemandirian Ekonomi Penyandang Disabilitas

Senin, 13 Juli 2026 - 18:00 WIB

Penilaian Bermakna Ubah Pembelajaran IPA di SMPN Satu Atap 4 Barusjahe, 88 Persen Siswa Capai Target Belajar

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:07 WIB

Pangdam I/Bukit Barisan Tekankan Disiplin dan Profesionalisme Saat Kunjungi Yonif 125/Simbisa di Kabanjahe

Jumat, 10 Juli 2026 - 06:20 WIB

Ahli Waris Ahim Pasang Plang Kepemilikan di Tanah Lapang Sukarame, Sengketa Lahan di Desa Ciptaharja Kembali Mencuat

Rabu, 8 Juli 2026 - 02:56 WIB

Dewan Pers Tekankan Wartawan Aktif Harus Bernaung dalam Organisasi yang Tepat, SWI Siap Menindaklanjuti

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:54 WIB

Merajut Kenangan, Menatap Masa Depan: SMK BANI ABDUL MALIK Gelar Pelepasan Siswa Kelas XII Penuh Makna

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:16 WIB

Kapolres Batu Bara Resmikan Gedung Baru Polsek Lima Puluh, Tingkatkan Pelayanan Kepolisian kepada Masyarakat

Berita Terbaru