LSM Investigasi Negara (LIN) Ungkap Dugaan Pengalihan Dana Revitalisasi Sekolah di Takalar

ADI DG SILELE

- Author

Senin, 3 November 2025 - 11:02 WIB

50259 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takalar – tribun1.com | Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lembaga Investigasi Negara (LIN) menyoroti dugaan penyimpangan dana revitalisasi sekolah tahun 2025 di Kabupaten Takalar. Sektaris LSM LIN, Alamsyah Rustam, SH, mengungkapkan adanya indikasi pengalihan dana anggaran revitalisasi sebesar Rp20 juta ke rekening pribadi kepala sekolah.

Menurut Alamsyah Rustam, SH, tindakan ini merupakan pelanggaran berat mengingat anggaran pembangunan revitalisasi sekolah bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Tahun ini, Kabupaten Takalar menerima bantuan untuk 17 sekolah, meliputi jenjang PAUD, SD, dan SMP.

“Kami menduga adanya oknum kepala sekolah yang bekerja sama dengan pihak Dinas Pendidikan dan Bank BRI untuk melakukan pengalihan dana ini,” ujar Alamsyah Rustam, SH.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak Bank BRI, saat dikonfirmasi, menyatakan bahwa pencairan dana dilakukan berdasarkan rekomendasi dari Dinas Pendidikan. Terkait dugaan pengalihan dana ke rekening pribadi kepala sekolah, pihak BRI membantah dan menegaskan bahwa pencairan dilakukan sesuai dengan rekomendasi yang diterima.

Sementara itu, salah seorang kepala sekolah yang menerima dana revitalisasi membenarkan mengalihkan sebagian dana ke rekening pribadi. “Kami hanya mengikuti karena menganggapnya seluruh kepala sekolah penerima demikian juga .”ungkapnya.

LSM LIN berharap Aparat Penegak Hukum (APH) segera melakukan investigasi mendalam terhadap aliran dana yang masuk ke rekening pribadi kepala sekolah. Menurut LSM LIN, hal ini penting untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran pendidikan.

LSM LIN juga mendesak Pemerintah Kabupaten Takalar untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap oknum-oknum yang terlibat dalam dugaan penyimpangan dana revitalisasi sekolah ini. “Kami akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas demi kepentingan pendidikan di Kabupaten Takalar,” pungkas Alamsyah Rustam, SH.

Berita Terkait

Tingkatkan Kualitas Jurnalisme, SWI Gelar UKW Perdana di Kalimantan Selatan
Negara Sibuk Rapat, Rakyat Terjebak Banjir: Jembatan Kuning Aceh Tenggara Tak Kunjung Beres
Rehab MCK, Sasaran Tambahan TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Berlanjut
TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Kebut Pembangunan Jalan Huntara
Kandidat Bakal Calon Kades Kutambaru Bencawan Kecewa, Persoalan Domisili Muncul Jelang Penetapan
Kapolres Bireuen Hadiri Wisuda Sarjana dan Magister Angkatan XXXVIII Universitas Islam Aceh
Kapolres Bireuen Turun ke Jalan, Atur Lalu Lintas Umbau Pengendara Tertib Utamakan Keselamatan
Kapolres Bireuen Ajak Pelajar Jauhi Bullying, Narkoba, Judol, dan Pinjol

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:24 WIB

Polres Batu Bara Jalin Kerja Sama dengan Pengusaha melalui Program POLIRAN untuk Mengurangi Pengangguran

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:57 WIB

Wali Kota Tanjungbalai Rakor Bersama Jajaran Dinkes Bahas Optimalisasi Kinerja, Layanan Kesehatan dan Pelaksanaan Program Kerja Berjalan Optimal

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:19 WIB

Pastikan Keamanan Obvitnas, Korsabhara Baharkam Polri Gelar Klarifikasi SMP di PT Lestari Banten Energi*

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Keceriaan Siswa SLB Negeri Depok diacara Edukasi Satwa Korsabhara Polri*

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Dukung Pemberantasan Narkoba, Anggota DPRD Deli Serdang Andi Baso Apresiasi Kinerja Polresta dan BNN

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Wakapolda NTB Pimpin Apel Pengamanan Unjuk Rasa, Tekankan Sikap Humanis dan Profesional

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:34 WIB

OPTIMALKAN PEMBINAAN KEMANDIRIAN, WARGA BINAAN LAPAS KELAS IIA LABUHAN RUKU LAKSANAKAN BUDIDAYA SAYUR KANGKUNG DI AREA BRANGGANG

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Wakapolda NTB Ajak Warga Mataram Perangi Narkoba dan Tangkal Hoaks

Berita Terbaru