Personel Polres Gayo Lues Jatuh ke Sungai Saat Bantu Evakuasi Warga Sakit, Berhasil Selamat dan Evakuasi Dilanjutkan

REDAKSI BATU BARA

- Author

Kamis, 11 Desember 2025 - 21:08 WIB

50156 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tripe Jaya, Aceh – Upaya heroik personel Polres Gayo Lues dalam membantu evakuasi warga sakit dari Puskesmas Rerebe menuju Blangkejeren diwarnai insiden menegangkan. Bripka TM. Saputra, personel Polres Gayo Lues yang membantu pemasangan sling penyeberangan darurat, terjatuh ke sungai akibat tali sling yang digunakan mendadak terputus.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 28 November 2025, saat personel gabungan tengah menyiapkan jalur evakuasi darurat karena akses jalan menuju wilayah Rerebe masih terputus akibat banjir bandang. Saat proses penarikan dan penguatan sling, tali utama tiba-tiba putus dan membuat Bripka TM. Saputra terjatuh ke aliran sungai yang deras.

Arus sungai sempat menyeret tubuhnya beberapa meter. Namun, berkat ketenangan dan kemampuan bertahan di air, Bripka TM. Saputra berhasil berenang menuju tepi sungai dan selamat tanpa mengalami luka serius.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, S.I.K., melalui Kapospol Tripe Jaya Aipda Amar, membenarkan insiden tersebut dan menegaskan bahwa personel telah melakukan evaluasi teknis untuk memastikan keamanan peralatan sebelum proses evakuasi dilanjutkan.

“Insiden itu terjadi karena tali sling belum cukup kuat menahan tarikan. Setelah kejadian, seluruh sistem pengaman kami perkuat kembali agar dapat digunakan dengan aman untuk mengevakuasi pasien,” ujar Aipda Amar.

Setelah dilakukan penguatan ulang, jalur sling berhasil difungsikan dengan baik dan digunakan untuk mengevakuasi warga yang membutuhkan rujukan medis ke Blangkejeren. Aipda Amar menambahkan bahwa keberhasilan proses ini merupakan hasil kerja sama antara Polres Gayo Lues, tenaga kesehatan Puskesmas Rerebe, BPBD, serta masyarakat setempat.

“Keselamatan warga adalah prioritas utama, dan seluruh personel bekerja maksimal meski menghadapi tantangan medan serta cuaca,” tegasnya.

Hingga kini, material banjir bandang masih menghalangi jalur darat menuju Rerebe, menjadikan sling penyeberangan sebagai satu-satunya akses evakuasi darurat bagi pasien yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. (Rahmat Hidayat)

Berita Terkait

Uang Gadai dan Biaya Perbaikan Raib, Ardian Tuduh Leasing & Pemilik Mobil Main Mata di Gayo Lues
Dari Surabaya untuk Indonesia Timur, SWI Perkuat Kompetensi dan Profesionalisme Wartawan
Kebakaran Mardinding Karo, 8 Rumah Hangus dan TNI Bergerak Cepat
Bersama dalam Shalawat, Bersatu dalam Syukur: Kehangatan Maulid Nabi di Babakan Talang Menyentuh Hati Jamaah
Kesbangpol dan SWI Jabar Perkuat Hubungan Profesional demi Informasi yang Berkualitas
Menata Masa Depan Rumah Tangga, KUA Lembang Gelar Bimbingan Pra Nikah untuk Puluhan Pasangan
DPP XTC Indonesia Nyatakan Sikap Tegas: Persatuan Dijaga, Penyalahgunaan Identitas Diproses Hukum
Batujajar Bergerak: Warga, Lurah, dan Kadus Kompak Datangi Kios yang Bikin Resah Lingkungan

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 00:40 WIB

Kapolres Bireuen Terima Penghargaan sebagai Inisiator Penggerak Literasi Digital Kamtibmas Tahun 2026

Kamis, 11 Desember 2025 - 03:54 WIB

Brimob Polda Aceh Rangkul Warga Kubu, Bangun Jembatan Sling

Berita Terbaru