Ribuan Prajurit TNI AD Resmi Dilantik di Pangalengan, Tonggak Pengabdian Baru Dimulai
TRIBUN 1 . COM // BANDUNG, JAWA BARAT — Pendidikan militer bukan sekadar latihan fisik, melainkan proses panjang pembentukan karakter, disiplin, dan loyalitas tanpa syarat kepada bangsa dan negara. Hal itu tergambar jelas dalam Upacara Penutupan Pendidikan, Pelantikan dan Penyumpahan Prajurit Pendidikan Pertama Tamtama Infanteri TNI Angkatan Darat Gelombang III Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Pangalengan, Kabupaten Bandung, Rabu (4 Februari 2026).
Sejak pagi hari, suasana khidmat menyelimuti lokasi upacara.
Ribuan prajurit muda berdiri tegap dalam barisan rapi, mengenakan seragam kebanggaan, menandai berakhirnya masa pendidikan sekaligus awal pengabdian sebagai prajurit TNI AD. Upacara ini menjadi momentum sakral, di mana sumpah prajurit diikrarkan sebagai janji setia untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dalam prosesi tersebut, para prajurit yang sebelumnya ditempa melalui pendidikan keras, disiplin tinggi, dan latihan berjenjang, resmi menyandang status sebagai Prajurit Tamtama Infanteri TNI AD. Mereka telah melewati berbagai tahapan pendidikan yang menguji fisik, mental, serta ketahanan moral.
Nuansa pembinaan karakter tampak kuat melalui pesan-pesan moral yang terpampang di lingkungan pendidikan. Salah satunya bertuliskan, “Kenali dirimu, kenali musuhmu, seribu pertempuran, seribu kemenangan”, serta pesan tegas lainnya, “Tidak ada prajurit yang hebat, yang ada hanya prajurit terlatih.” Pesan-pesan ini menegaskan bahwa profesionalisme prajurit dibangun melalui latihan, kedisiplinan, dan kesiapsiagaan yang berkelanjutan.
Pelantikan ini tidak hanya menjadi kebanggaan institusi TNI AD, tetapi juga menjadi momen emosional bagi para prajurit dan keluarga mereka. Dari putra-putra daerah, kini mereka resmi menjadi bagian dari kekuatan pertahanan negara, siap ditempatkan dan mengabdi di berbagai wilayah Indonesia.
Dengan selesainya pendidikan dan pelantikan ini, TNI Angkatan Darat kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak prajurit-prajurit yang tangguh, profesional, dan berkarakter, serta siap menghadapi tantangan tugas ke depan demi menjaga kedaulatan dan keamanan bangsa.
Penulis : Eddy S .
Sumber : Liputan














































