Tribun1.com-BANDUNG BARAT – Pemerintah Desa Pasirhalang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, menggelar peringatan Milangkala Desa Pasirhalang ke-156. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapang Desa Pasirhalang, Senin (24/8/2026), dan berlangsung meriah dengan melibatkan masyarakat setempat.
Kepala Desa Pasirhalang, Soleh Muslihat, saat diwawancarai menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan milangkala tahun ini dilaksanakan selama tiga hari. Berbagai kegiatan disiapkan sebagai bagian dari peringatan hari jadi desa sekaligus menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara pemerintah desa dengan masyarakat.
Menurut Soleh, salah satu rangkaian kegiatan diawali dengan tabur bunga sebagai bentuk penghormatan kepada para kepala desa terdahulu yang telah meninggal dunia. Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam mengenang jasa dan pengabdian para pemimpin yang pernah menjalankan roda pemerintahan Desa Pasirhalang.
Ia menjelaskan, sejak berdirinya Desa Pasirhalang hingga saat ini, telah ada sekitar 15 kepala desa, termasuk kepala desa definitif maupun pejabat pelaksana tugas (PLT) yang pernah mengemban amanah dalam pemerintahan desa.
“Milangkala ini bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk mengenang sejarah desa dan menghargai para pendahulu yang telah berjasa dalam membangun Desa Pasirhalang,” ujar Soleh.
Selain kegiatan penghormatan kepada para pendahulu, rangkaian Milangkala Desa Pasirhalang juga diisi dengan berbagai kegiatan hiburan dan perlombaan yang melibatkan masyarakat. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menciptakan suasana kebersamaan serta memberikan hiburan bagi warga.
Salah satu kesenian yang turut memeriahkan rangkaian milangkala adalah pagelaran wayang golek. Kesenian tradisional Sunda tersebut dihadirkan sebagai bentuk hiburan sekaligus upaya untuk mempertahankan dan mengenalkan budaya lokal kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Soleh menegaskan, salah satu tujuan utama dilaksanakannya milangkala adalah mempererat tali silaturahmi antara pemerintah desa dengan masyarakat. Melalui berbagai kegiatan bersama, masyarakat diharapkan dapat semakin kompak dan memiliki rasa kebersamaan dalam membangun desa.
“Harapannya, melalui kegiatan milangkala ini silaturahmi antara pemerintah desa dan masyarakat semakin erat. Masyarakat juga bisa bersama-sama menikmati hiburan dan mengikuti berbagai kegiatan yang telah disiapkan,” tuturnya.
Peringatan Milangkala Desa Pasirhalang ke-156 juga menjadi momentum bagi pemerintah desa untuk menyampaikan harapan mengenai perkembangan desa ke depan. Soleh berharap Desa Pasirhalang dapat terus mengalami kemajuan dalam berbagai bidang, baik pembangunan, pelayanan masyarakat maupun kehidupan sosial kemasyarakatan.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan ikut berperan dalam pembangunan desa. Menurutnya, kemajuan Desa Pasirhalang tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah desa, tetapi membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh lapisan masyarakat.
Dengan mengusung semangat kebersamaan, pelestarian budaya, serta penghormatan terhadap sejarah dan para pendahulu desa, rangkaian Milangkala ke-156 Desa Pasirhalang diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat persatuan masyarakat sekaligus menatap masa depan desa yang lebih maju.
Pemerintah Desa Pasirhalang berharap semangat milangkala tidak berhenti pada rangkaian perayaan, tetapi dapat menjadi dorongan bagi seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan, melestarikan budaya serta berkontribusi dalam pembangunan Desa Pasirhalang.”Red Tansil”














































