Tribun1.com – KARO – Memasuki 81 tahun Indonesia merdeka, kondisi infrastruktur jalan di sejumlah wilayah Kabupaten Karo masih menjadi keluhan masyarakat. Salah satunya akses Jalan Katepul di Kelurahan Gung Negeri yang hingga kini belum tersentuh pengaspalan.
Jalan sepanjang kurang lebih 2 kilometer yang menjadi penghubung antara Desa Samura dan Kelurahan Gung Negeri tersebut kini berada dalam kondisi memprihatinkan. Permukaan jalan ditemukan berlubang cukup dalam, licin, serta sulit dilalui, terutama ketika hujan turun.
Kondisi itu dikeluhkan warga setempat, salah satunya Hendry Ginting. Ia mengatakan kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung cukup lama, namun hingga saat ini belum terlihat adanya perbaikan yang berarti dari Pemerintah Kabupaten Karo.
Menurutnya, buruknya kondisi jalan tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berdampak terhadap para petani yang menggunakan akses tersebut untuk menjalankan kegiatan sehari-hari.
“Jalan ini sangat sulit dilalui, apalagi kalau hujan. Kami berharap pemerintah memberikan perhatian dan segera melakukan perbaikan,” keluh Hendry.
Selain menghambat mobilitas, kondisi jalan yang rusak juga dikhawatirkan membahayakan pengendara. Lubang-lubang yang cukup dalam dapat menjadi jebakan, khususnya saat tertutup genangan air.
Keluhan serupa disampaikan H. Br Ginting, seorang petani yang sehari-hari mengetahui kondisi jalan tersebut. Ia mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan ketika melintas di Jalan Katepul, terutama saat curah hujan tinggi.
“Kalau hujan deras, lubang yang dalam tidak kelihatan karena tertutup air. Kondisi seperti ini bisa membahayakan pengendara dan berpotensi menyebabkan kecelakaan,” ujarnya.
Warga berharap pemerintah daerah tidak membiarkan kondisi tersebut berlarut-larut. Perbaikan Jalan Katepul dinilai penting karena akses tersebut tidak hanya digunakan masyarakat Kelurahan Gung Negeri, tetapi juga menjadi jalur penghubung menuju Desa Samura dan mendukung aktivitas pertanian warga.
Masyarakat pun berharap perhatian terhadap infrastruktur dasar dapat diwujudkan melalui perbaikan maupun pengaspalan jalan, sehingga akses transportasi menjadi lebih aman, nyaman, sekaligus membantu memperlancar aktivitas ekonomi warga di kawasan tersebut. (Debi A’a)














































