TRIBUN 1.COM <>. Bandung – Kesetaraan kesempatan kerja dan pemberdayaan ekonomi bagi penyandang disabilitas terus menjadi perhatian berbagai pihak. Melalui program “Disabilitas Berdaya”, Kementerian Ketenagakerjaan RI, BAZNAS RI, APDL, dan Ina Cookies bersatu menghadirkan pelatihan tataboga yang bertujuan membangun keterampilan sekaligus menumbuhkan jiwa kewirausahaan para peserta di Jawa Barat.
Pelatihan ini menjadi lebih dari sekadar kegiatan memasak. Para peserta memperoleh pengalaman belajar langsung dari praktisi usaha, mengenal proses produksi, hingga mendapatkan motivasi untuk mengembangkan usaha secara mandiri. Bantuan berupa peralatan dan bahan usaha yang diberikan kepada sejumlah peserta turut menjadi dorongan nyata untuk memulai langkah baru menuju kemandirian ekonomi.
Dalam kesempatan tersebut, Kemenaker menegaskan komitmennya untuk terus memperluas akses kerja dan pemberdayaan bagi penyandang disabilitas melalui berbagai program yang inklusif. Di sisi lain, APDL menekankan pentingnya membangun mental pantang menyerah serta memanfaatkan perkembangan teknologi sebagai peluang memperluas pasar usaha.
Program ini menjadi bukti bahwa ketika pemerintah, dunia usaha, dan organisasi masyarakat berjalan bersama, lahirlah peluang yang mampu menghadirkan masa depan yang lebih setara. Harapannya, semangat Disabilitas Berdaya dapat terus menginspirasi lahirnya wirausaha-wirausaha baru yang tidak hanya mandiri, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi sesama. RED *E.S*














































