Makassar – tribun1.com | Pada Minggu, 17 Januari 2026, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Generasi Nusantara Pengabdi Masyarakat (GNPM) sukses menyelenggarakan pelatihan daur ulang dengan fokus pembuatan topi dari kantong kresek bekas. Kegiatan yang dihadiri oleh berbagai kalangan masyarakat ini berlangsung di Bank Sampah Tabungan Plastik, berlokasi di Jalan Permandian 2 Gang 4 Galangan Kapal, Kelurahan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemanfaatan sampah plastik secara optimal, pelatihan ini dibimbing langsung oleh tim profesional dari GNPM. Neneng Syafithry, yang menjabat sebagai Ketua Bank Sampah GNPM, bertindak sebagai pemateri utama dan didukung oleh Ibu Herawati dari divisi pengelolaan daur ulang. Selama acara berlangsung, para peserta mendapatkan panduan praktis yang sangat komprehensif – mulai dari tahap pemilahan kantong kresek berdasarkan jenis dan kondisi bahan, proses pengolahan bahan baku melalui pencucian dan pengeringan, hingga tahap pembentukan topi yang tidak hanya layak digunakan sehari-hari, tetapi juga dapat diperjualbelikan untuk memberikan nilai tambah ekonomi bagi para pembuatnya.
Melalui inisiatif pelatihan ini, GNPM ingin mengubah perspektif masyarakat terhadap sampah plastik. Tidak lagi dianggap sebagai limbah yang tidak berharga dan menjadi beban bagi lingkungan, sampah plastik diharapkan dapat dikenali sebagai sumber daya yang memiliki potensi nilai ekonomis yang signifikan. Selain itu, pihak GNPM juga menyampaikan komitmen yang kuat untuk terus menggelar serangkaian program pembinaan dan edukasi tentang pengelolaan sampah – baik jenis organik maupun anorganik. Rencana ini tidak hanya akan diimplementasikan di wilayah Kota Makassar, tetapi juga akan diperluas secara bertahap ke berbagai daerah di seluruh Provinsi Sulawesi Selatan, guna menjangkau lebih banyak masyarakat dan memperluas dampak positif dari gerakan pengelolaan sampah yang berkelanjutan.(tim)








































