Kapolres Simalungun Pimpin Penanganan Bencana Banjir Bandang dan Longsor di Kota Wisata Parapat

DEBI APRIANTO

- Author

Senin, 17 Maret 2025 - 08:50 WIB

50101 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIMALUNGUN, Tribun1.web.id //

Parapat – Kapolres Simalungun AKBP Choky Sentosa Meliala, S.I.K., S.H., M.H., pada Senin (17/3/2025) melakukan peninjauan lokasi bencana alam banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah Kota Wisata Parapat. Peninjauan ini dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai di lokasi terjadinya bencana alam di Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun.

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba saat dikonfirmasi pada Senin (17/3/2025) sekitar pukul 12.50 WIB, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

Peninjauan lokasi bencana dihadiri oleh sejumlah pejabat, di antaranya Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih, Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf Slamet Fadjan, M.Han., Kabag Ops Polres Simalungun KOMPOL M. Manik, S.H, M.H., Anggota DPRD dari Partai Golkar Simalungun Eva Sinaga, unsur Forkopimcam Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, para kepala satuan di lingkungan Polres Simalungun, serta sekitar 200 orang peserta apel yang terdiri dari unsur TNI, POLRI, PNS, BPBD Kabupaten Simalungun dan masyarakat Kecamatan Girsang Sipangan Bolon.

Menurut kronologi kejadian, bencana alam ini bermula pada Minggu (16/3/2025) sekira pukul 15.00 WIB ketika hujan deras mengguyur Kecamatan Girsang Sipangan Bolon. Akibatnya, sekitar pukul 16.00 WIB, debit air Sungai Batu Gagak meluap hingga menjebol tanggul/bantaran sungai dan menghempaskan puing-puing batu besar serta banjir mulai dari Jalan Anggarajin Kelurahan Parapat hingga Jalan SM Raja Kelurahan Parapat.

Dampak bencana ini cukup parah, dengan 181 KK atau rumah mengalami dampak banjir berupa air dan material banjir yang masuk ke dalam rumah warga. Di antaranya, lima rumah mengalami kerusakan berat akibat terjangan air yang membawa puing-puing batu besar. Rumah-rumah tersebut milik Bapak Grace Gurning, Bapak Rudi Sirait, Bapak Duma Ambarita, Bapak Manguji Sinambela, dan Bapak Oloan Sinaga. Warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat untuk sementara waktu mengungsi ke rumah keluarga mereka.

Merespons kejadian tersebut, pada Minggu (16/3/2025) sekitar pukul 16.00 WIB, Kapolsek Parapat AKP Manguni DM. Sinulingga, SH, MH., segera menginformasikan kejadian kepada Kapolres Simalungun dan langsung memberikan tindakan kepolisian untuk membantu evakuasi warga di sekitar lokasi bencana.

Ratusan warga Kelurahan Parapat mengalami dampak langsung dari banjir bandang dan longsor yang merusak peralatan atau perabotan rumah tangga mereka. Selanjutnya, Kabag Ops bersama personel Polres Simalungun kembali melakukan peninjauan pada Minggu malam hingga Senin dini hari untuk membersihkan jalan yang tertutup material banjir, sehingga jalan sudah bisa dilalui kembali.

Dalam implementasi respons cepat tanggap bencana, pada pukul 07.30 WIB, Forkopimda Kabupaten Simalungun menggelar kegiatan pembersihan dan penanggulangan bencana pasca banjir di Kota Parapat yang dipimpin oleh Bupati Simalungun. Kegiatan ini dilaksanakan dengan bersinergi bersama unsur Kepolisian Resor Simalungun, TNI Kodim 0207/Simalungun, Pemkab Simalungun, serta masyarakat Girsang Sipangan Bolon dan Parapat. Apel pembersihan dilaksanakan di Pantai Bebas Parapat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan doa yang dipimpin oleh Bupati Simalungun, dilanjutkan dengan laporan Komandan Apel. Bupati Simalungun kemudian memberikan arahan yang intinya menekankan bahwa tujuan kegiatan ini adalah demi kemanusiaan, yaitu pembersihan segala puing-puing pasca banjir. Setelah itu, dilaksanakan konferensi pers.

Sekitar pukul 08.00 WIB, Kapolres Simalungun beserta peserta apel bergerak menuju lokasi warga yang terdampak banjir untuk meninjau lokasi serta melakukan pembersihan. Mereka mengeluarkan perabotan dan juga puing-puing batu menggunakan peralatan seperti cangkul dan sekop, serta menurunkan alat berat dan mobil pemadam.

Hingga saat ini, pembersihan material banjir berupa bebatuan telah dilakukan dengan menggunakan alat Dozer, Excavator, dan cangkul.

Pembersihan banjir dilakukan di tiga titik, yaitu Jalan SM Raja Parapat, Jalan Angga Rajim Parapat, dan hingga Dusun Sualan Nagori Sibaganding Kecamatan Girsang Sipangan Bolon. Personel gabungan TNI/Polri, BPBD, Satpol PP, Damkar, petugas media bersama masyarakat masih terus melaksanakan pembersihan material pasca banjir di lokasi kejadian dan rumah-rumah warga. Air sudah surut, namun cuaca masih mendung sehingga dikhawatirkan hujan akan kembali turun.

Hingga saat ini, tidak ada laporan kerugian immateril atau korban meninggal dunia. Kerugian materil akibat bencana alam meliputi kerusakan barang pribadi milik korban, biaya pengobatan, biaya perbaikan, biaya transportasi dan akomodasi yang mengakibatkan aktivitas masyarakat terganggu. Jumlah kerugian materi belum dapat diperhitungkan, namun diperkirakan berkisar ratusan juta rupiah.

Sebagai wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat, Polres Simalungun melalui Kapolsek Parapat telah menyerahkan bantuan sembako kepada beberapa keluarga korban yang terdampak bencana alam ini. Perkembangan situasi akan terus dipantau dan dilaporkan.

Berdasarkan catatan yang dihimpun, banjir dan longsor ini disebabkan oleh curah hujan yang tinggi serta sumbatan batu material pada aliran sungai yang menjebol bantaran sungai, sehingga arus air berbelok dan mengalir melalui jalur pemukiman warga. Warga yang terdampak banjir berkisar 181 KK, namun hanya 5 KK yang terdampak parah. Kondisi cuaca hingga saat ini masih mendung dan dikhawatirkan hujan akan kembali turun.

Kapolres Simalungun, AKBP Choky Sentosa Meliala, menegaskan komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi bencana. “Ini adalah bentuk kepedulian dan pengabdian kami kepada masyarakat. Kami akan terus membantu proses pemulihan pasca bencana ini hingga masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas normal,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, mengapresiasi kerjasama yang baik antara Polri, TNI, dan seluruh elemen masyarakat dalam penanganan bencana ini. “Kita harus bersatu dan bergotong royong untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak. Pemerintah Kabupaten Simalungun akan terus berkoordinasi dengan semua pihak untuk memastikan bantuan tepat sasaran,” katanya.

(Debi A’a)

Berita Terkait

Pangdam I/Bukit Barisan Tekankan Disiplin dan Profesionalisme Saat Kunjungi Yonif 125/Simbisa di Kabanjahe
Ahli Waris Ahim Pasang Plang Kepemilikan di Tanah Lapang Sukarame, Sengketa Lahan di Desa Ciptaharja Kembali Mencuat
Semangat Kebersamaan Warnai Pembukaan Jambore GTK PAUD Kabupaten Subang 2026, Dorong Mutu Pendidikan Anak Usia Dini
Dewan Pers Tekankan Wartawan Aktif Harus Bernaung dalam Organisasi yang Tepat, SWI Siap Menindaklanjuti
Merajut Kenangan, Menatap Masa Depan: SMK BANI ABDUL MALIK Gelar Pelepasan Siswa Kelas XII Penuh Makna
Kapolres Batu Bara Resmikan Gedung Baru Polsek Lima Puluh, Tingkatkan Pelayanan Kepolisian kepada Masyarakat
Satlantas Polres Batu Bara Gelar Polisi Menyapa, Sosialisasi Tertib Lalu Lintas Di Kilang Padi Pokun Pare Pare
Hinca Panjaitan dan Petani Bunga Karo Bawa Rangkaian Bunga ke Polres Karo, Dukung Pelayanan Humanis dan Restorative Justice

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:22 WIB

BPJN Aceh 3.5 Bersihkan Ruas Jalan Nasional Terdampak Banjir di Desa Kuning dan Lawe Tua Persatuan

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:59 WIB

Truk Diduga Angkut Gondorukem Terjun ke Jurang di Agara, Nopol Ditutup, Lokasi Dijaga Ketat

Kamis, 23 April 2026 - 02:45 WIB

Politik Kotor Mengendap di Spanduk: Saat Wajah Demokrasi Aceh Dicoreng Oknum Tak Bertanggung Jawab

Selasa, 14 April 2026 - 19:54 WIB

Rabusin Menyuarakan Kepastian Hukum di Tengah Sengketa Agraria yang Diuji di Pengadilan Negeri Blangkejeren

Senin, 13 April 2026 - 19:44 WIB

Apresiasi Besar Disampaikan kepada Polres Aceh Tenggara atas Komitmen Tanpa Kompromi dalam Memerangi Narkoba di Daerah

Rabu, 1 April 2026 - 17:03 WIB

Polres Agara Amankan Oknum Guru, Sabu 0,27 Gram Jadi Barang Bukti

Rabu, 1 April 2026 - 14:25 WIB

Sat Resnarkoba Polres Agara Ungkap Kasus Sabu, 0,86 Gram Diamankan Dari Seorang Pria di Darul Hasanah

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:03 WIB

Sat Narkoba Polres Agara Bekuk Kurir Ganja dengan Barang Bukti 17,8 Kilogram di Kecamatan Ketambe

Berita Terbaru