Mantan Anggota DPRD Sumut Periode 2009-2014, Syahrial Harahap, Desak KPK Tuntaskan Kasus Suap 100 DPRD Sumut

REDAKSI BATU BARA

- Author

Rabu, 2 Juli 2025 - 18:35 WIB

5045 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan| Syahrial Harahap, mantan anggota DPRD Sumatera Utara periode 2009-2014, angkat bicara terkait maraknya Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Sumatera Utara.

Ia mendesak KPK untuk tidak hanya fokus pada OTT, tetapi juga menyelesaikan kasus-kasus korupsi yang telah lama terbengkalai, salah satunya kasus suap 100 DPRD Sumut periode 20009/2014.

Kasus suap yang melibatkan 100 anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 ini telah berlangsung selama lebih dari satu dekade dan hingga kini belum sepenuhnya dituntaskan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun KPK telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk 36 anggota DPRD Sumut,  namun proses hukumnya seakan mandek.  Hal ini menimbulkan pertanyaan besar dan kekecewaan di tengah masyarakat.

Syahrial Harahap menyoroti laporan KPK sendiri dalam buku “Jejak Korupsi Politik dan Hukum”.  Buku tersebut mencantumkan nama-nama yang diduga terlibat dalam kasus suap tersebut, termasuk kalangan eksklusif, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumut, Kepala Biro Keuangan Provinsi Sumut, Bendahara Provinsi Sumut, Sekretaris DPRD Sumut, dan beberapa pihak swasta (pengusaha).

Keberadaan buku ini semakin memperkuat dugaan keterlibatan sejumlah pihak dalam kasus yang merugikan negara sebesar 61 miliar rupiah ini.

“KPK jangan hanya fokus pada OTT saja.  Kasus suap 100 DPRD Sumut ini sudah berlangsung 10 tahun lebih dan belum ada kejelasan.

Buku yang diterbitkan KPK sendiri sudah mencantumkan nama-nama yang terlibat.  Kenapa kasus ini tidak dituntaskan?  Ini menunjukkan adanya ketidakadilan dan  ketidakkonsistenan penegakan hukum,” tegas Syahrial Harahap.

Ia mempertanyakan alasan KPK mengabaikan kasus ini sementara kerugian negara yang ditimbulkan sangat besar. Menurutnya,  fokus yang berlebihan pada OTT tanpa menyelesaikan kasus-kasus lama justru dapat menimbulkan kesan bahwa KPK hanya mengejar kasus-kasus kecil dan mengabaikan kasus-kasus besar yang melibatkan aktor-aktor penting.

Syahrial Harahap berharap KPK segera menuntaskan kasus suap 100 DPRD Sumut periode 2009-2014.  Hal ini penting untuk memberikan keadilan bagi masyarakat dan mencegah terulangnya kasus serupa di masa mendatang.  Ketegasan dan konsistensi KPK dalam penegakan hukum sangat dibutuhkan untuk membangun kepercayaan publik dan menciptakan lingkungan pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi.

Ketidakjelasan nasib kasus ini selama bertahun-tahun telah menimbulkan keresahan dan mempertanyakan efektivitas kerja KPK.

Oleh karena itu,  tindakan nyata dari KPK untuk menyelesaikan kasus ini menjadi tuntutan yang mendesak.  Publik menantikan langkah konkrit KPK untuk menuntaskan kasus ini dan memberikan keadilan bagi masyarakat Sumatera Utara.
(red-rahmat hidayat)

Berita Terkait

Massa GPAK Unjuk Rasa di Kantor Walikota dan Bapenda Medan, Protes Dugaan Permainan Pajak Reklame
Pangdam I/BB : Bantuan Alat Berat dan Sembako Untuk Bencana Alam Kembali Diturunkan, Wujud Kepedulian TNI AD
Bawa Nama Oknum Petugas, Pengelola Judi Ketangkasan Tembak Ikan dan Bola Putar Diduga Beroperasi Mulus, “Aman Semua Bisa Diatur”
Audensi PERS TNI SOLID, Pangdam I/BB : Prajurit TNI Bertugas di Daerah Bencana Tidak Mengenal Waktu
Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Kepala Rutan Kelas I Medan Silaturahmi Ke Polrestabes Medan
Rutan Kelas I Medan Tandatangani Komitmen Bersama: Perkuat Integritas dan Antinarkoba di Lingkungan Pemasyarakatan
Kasus Penangkapan Bandar Narkoba di Medan Diduga Sarat Kejanggalan
Kasus Suap Gatot Pujonugroho: Publik Sumut Tagih Janji KPK, Ada Kongkalikong di Balik Mandeknya Penyidikan?

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 15:18 WIB

Utang Proyek Bronjong Rp373 Juta, Pelaksana Teken Pernyataan Siap Lunasi di 15 April

Sabtu, 7 Februari 2026 - 19:32 WIB

Diduga Tunggak Pembayaran Proyek Bronjong, CV Sengka Mandiri Bakal Dilaporkan Rugikan Supliyer Ratusan Juta di Takalar

Rabu, 4 Februari 2026 - 08:05 WIB

Ribuan Prajurit TNI AD Resmi Dilantik di Pangalengan, Tonggak Pengabdian Baru Dimulai

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:19 WIB

BUMDes Sindangkerta Salurkan Bantuan Rp200 Juta, Minyak Kita Diharapkan Menguatkan Ketahanan Warga Kampung Malaka

Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:15 WIB

Hj Bintiah Manurung Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Longsor di Pasir Langu, Cisarua KBB

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:03 WIB

Safari Kunjungan Ketua Umum XTC Indonesia ke Cirebon Raya Perkuat Konsolidasi dan Tata Kelola Organisasi

Sabtu, 24 Januari 2026 - 18:15 WIB

Waspada Cuaca Ekstrem: Ketua Tim Kongres Nasional Ajak Warga “Jaga Lembur” dan Perkuat Doa

Jumat, 23 Januari 2026 - 06:14 WIB

Cegah Perundungan Sejak Dini, PWPA Kartini Hadirkan Program Anti Bullying di SD Negeri Kota Bandung

Berita Terbaru