Perang Sarung Ramadan di Medan Tuntungan Meresahkan, TNI–Polri Diminta Segera Tertibkan

DEBI APRIANTO

- Author

Minggu, 8 Maret 2026 - 15:55 WIB

5095 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tribun1.com – MEDAN – Perang sarung yang marak terjadi selama bulan Ramadan di wilayah Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, mulai menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Warga meminta aparat TNI, Polri, dan unsur Forkopimca segera melakukan penertiban guna mencegah potensi korban akibat aksi tersebut. Sabtu (7/3/2026).

Fenomena perang sarung yang dulu dikenal sebagai permainan tradisional sederhana kini mengalami pergeseran makna. Jika sebelumnya permainan ini hanya dilakukan sebagai hiburan ringan di lingkungan pondok atau saat kegiatan keagamaan, kini praktiknya berubah menjadi aksi yang mengandung unsur kekerasan.

Sarung yang dulunya identik dengan nilai budaya dan kegiatan ibadah kini bahkan dimodifikasi menjadi alat untuk menyerang. Dalam beberapa kasus, ujung sarung diikat dan diisi benda keras seperti batu atau besi sehingga berpotensi melukai lawan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di wilayah Jalan Flamboyan Raya Gang Mesjid, tepatnya di kawasan Cerdas, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, aktivitas perang sarung dilaporkan sering terjadi pada malam hari selama bulan Ramadan. Aksi ini melibatkan sejumlah remaja bahkan anak-anak yang berkumpul dan saling menyerang menggunakan sarung yang dimodifikasi.

Masyarakat setempat khawatir jika aktivitas tersebut tidak segera ditangani akan menimbulkan korban. Apalagi fenomena perang sarung di beberapa daerah di Indonesia diketahui telah menyebabkan luka serius bahkan kematian.

Warga setempat, Uzma, mengatakan hampir setiap malam para remaja berkumpul untuk melakukan aksi tersebut. Menurutnya, meskipun hingga saat ini belum ada korban di wilayah tersebut, langkah pencegahan perlu segera dilakukan.

“Selama bulan Ramadan setiap malam anak-anak remaja melakukan perang sarung sehingga banyak anak-anak menjadi sasaran. Memang saat ini belum ada korban, tapi mohon dicegah agar tidak sampai ada korban,” ujarnya.

Warga juga meminta agar Polrestabes Medan, Kodim 0201/Medan, serta unsur Forkopimca Medan Tuntungan turun langsung melakukan razia dan memberikan imbauan kepada para remaja yang terlibat.

Penertiban tersebut diharapkan dilakukan secara humanis dengan pendekatan edukatif. Anak-anak yang terjaring diminta tidak langsung diproses secara hukum, tetapi dikumpulkan dan diberikan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya.

“Kalau diamankan, kumpulkan saja anak-anak itu. Jangan langsung ditangkapi. Beri imbauan secara humanis agar tidak mengulangi lagi,” tambahnya.

Masyarakat berharap langkah cepat dari aparat dapat mengantisipasi potensi tawuran perang sarung di wilayah tersebut sehingga bulan suci Ramadan tetap berlangsung aman dan kondusif bagi warga.(Red)

Foto: Ilustrasi/Net

Berita Terkait

Bupati Batu Bara Dorong Pemuda Kristen Siapkan Diri Menyongsong Indonesia Emas 2045*
*Buka Muscab V HIPMI Batu Bara, Wabup Syafrizal Minta HIPMI Rangkul Semua Pengusaha dan Bantu UMKM*
Bulog Karo Pastikan Bantuan Pangan Kabupaten Karo Berjalan Lancar
*Bupati Batu Bara Sambut Visitasi Komisi Informasi Provinsi Sumatera Utara*
Bulog Karo Pastikan Stok Pangan Aman, Penyaluran Terus Berjalan
*Bupati Baharuddin Siagian Hadirkan Pelayanan Publik Lebih Dekat melalui Program Berlayar di Sei Balai*
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polres Batu Bara Salurkan 12,368 Ton Jagung ke Bulog Asahan  
Kapolres Wakil Bupati Bersama Ketua DPRD Simalungun Terima Kunjungan Tim Kompolnas Awards 2026

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:11 WIB

HUT PAN ke-28, DPC PAN Kabupaten Bandung Barat Gelar Santunan Anak Yatim dengan Tema “Gerak Cepat Bantu Rakyat”

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:13 WIB

Bersama dalam Shalawat, Bersatu dalam Syukur: Kehangatan Maulid Nabi di Babakan Talang Menyentuh Hati Jamaah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:35 WIB

Pansus X DPRD KBB Soroti Penataan Administrasi dan Pengawasan Aset Daerah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:14 WIB

Program MBG Dirasakan Manfaatnya oleh 885 Siswa SMP Negeri 4 Cipatat Kabupaten Bandung Barat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:13 WIB

Kepala SMPN 2 Ngamprah Beri Keterangan dengan nada kesal saat di wawancara media soal Kondisi Sekolah, Wali Murid Minta Audit

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:17 WIB

H. Ade Wawan Tanam Tujuh Pohon Ketapang di Lingkungan Kantor DPRD Kabupaten Bandung Barat

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:05 WIB

Pengaspalan jalan lingkungan desa padalarang ,anggaran pokir dewan di laksanakan di 3 Rw warga sambut gembira.

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:49 WIB

Semarak HUT RI ke-81 Sekaligus Rayakan HUT ke-28 PAN di Bandung Barat. Libatkan UMKM

Berita Terbaru