Tribun1.com – LANGKAT – Apel pagi Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun 2026 dipimpin Letda Inf M. Rezky di Posko TMMD Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Jumat, 24 April 2026. Kegiatan ini menjadi awal koordinasi sebelum personel melanjutkan pekerjaan fisik di lokasi sasaran.
Dalam arahannya, Letda Inf M. Rezky menekankan pentingnya menjaga kekompakan, semangat, dan keikhlasan selama pelaksanaan program TMMD ke-128. Ia menegaskan bahwa kegiatan TMMD bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi bentuk pengabdian nyata TNI kepada masyarakat yang membutuhkan percepatan pembangunan.
Menurutnya, keberhasilan program TMMD sangat ditentukan oleh kerja sama yang solid antar personel serta kedekatan dengan masyarakat setempat. Karena itu, seluruh anggota diminta menjaga komunikasi, disiplin kerja, dan saling membantu selama proses pembangunan berlangsung.

Apel pagi berlangsung khidmat dengan diawali doa bersama. Doa dipanjatkan untuk memohon kelancaran, keselamatan, serta keberkahan dalam setiap tahapan pekerjaan. Seusai apel, personel terlihat penuh semangat untuk melanjutkan berbagai sasaran fisik yang telah direncanakan.
Letda Inf M. Rezky juga mengingatkan seluruh anggota Satgas agar mengutamakan keselamatan kerja dan menjaga kesehatan selama bertugas. Ia meminta setiap personel tetap menjaga kekompakan serta tidak melupakan ibadah sesuai agama masing-masing agar pekerjaan berjalan lancar dan menghasilkan manfaat bagi masyarakat.
“Utamakan faktor keselamatan kerja, tetap jaga kesehatan, jaga kekompakan, serta jangan lupa berdoa agar pekerjaan TMMD mendapat hasil yang baik dan lancar,” pesannya kepada seluruh personel.

Usai apel dan pembagian tugas, personel Satgas Tiga Matra yang terdiri dari Yonzipur 1/DD, Yonif TP 907, Yonif 8 Marinir, Lanud Soewondo, Kodim 0203/Langkat, serta unsur Polri langsung bergerak ke lokasi pekerjaan. Mereka melanjutkan pembangunan infrastruktur dan perbaikan fasilitas umum yang menjadi sasaran TMMD ke-128 di Desa Pasar Rawa.
Program TMMD ke-128 di wilayah tersebut difokuskan pada peningkatan infrastruktur desa guna mendorong aksesibilitas dan kesejahteraan masyarakat. Kebersamaan antara TNI dan warga setempat terus terjalin, menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan seluruh target pembangunan yang telah direncanakan. (Debi A’a)








































