PPPK Paruh Waktu Dapat Kepastian, Pemerintah Siapkan Aturan Baru dan Peluang Jadi Penuh Waktu

DEBI APRIANTO

- Author

Sabtu, 25 April 2026 - 20:14 WIB

50274 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tribun1.com – PPPK Paruh Waktu akhirnya mendapat kepastian setelah Dewan Pimpinan Pusat Persatuan PPPK Paruh Waktu Indonesia (PPWI) menggelar audiensi dengan Kementerian PAN RB dan Badan Kepegawaian Negara pada Rabu, 22 April 2026. Pertemuan ini membahas masa depan regulasi, perpanjangan kontrak, serta peluang perubahan status menjadi PPPK penuh waktu.

PPPK Paruh Waktu menjadi fokus utama dalam audiensi pertama bersama Kementerian PAN RB yang berlangsung pukul 09.11 hingga 10.20 WIB. Dalam pertemuan tersebut, pemerintah menegaskan masa kontrak PPPK paruh waktu dapat diperpanjang sesuai regulasi yang berlaku. Kepastian ini memberikan harapan bagi tenaga PPPK yang selama ini menunggu kejelasan status kerja mereka.

PPPK Paruh Waktu juga masuk dalam pembahasan penyusunan regulasi baru. Kementerian PAN RB tengah menyiapkan draft Peraturan Menteri terbaru sebagai pengganti regulasi Nomor 16 Tahun 2025. Aturan ini dirancang untuk memberikan kepastian hukum yang lebih kuat, termasuk mengatur mekanisme peralihan dari PPPK paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Regulasi baru tersebut ditargetkan terbit sebelum masa kerja dalam Surat Keputusan (SK) PPPK paruh waktu berakhir. Sementara itu, pembahasan anggaran masih berlangsung antara Kementerian PAN RB dan Kementerian Keuangan. Hal ini menunjukkan aspek pendanaan menjadi bagian penting dalam implementasi kebijakan tersebut.

PPPK Paruh Waktu juga bergantung pada peran pemerintah daerah. Usulan perpanjangan masa kerja dan perubahan status akan diajukan pemerintah daerah melalui mekanisme yang nantinya diatur dalam petunjuk teknis. Skema ini membuka peluang peralihan status dari paruh waktu ke penuh waktu yang selama ini menjadi harapan banyak tenaga PPPK.

Audiensi kedua bersama Badan Kepegawaian Negara yang berlangsung pukul 14.00 hingga 15.20 WIB menegaskan bahwa perpanjangan masa kerja PPPK paruh waktu tidak bersifat otomatis. Kebijakan tersebut bergantung pada kebutuhan riil yang diajukan pemerintah daerah. Dengan demikian, setiap daerah akan menyesuaikan kebutuhan tenaga masing-masing.

PPPK Paruh Waktu dalam mekanisme peralihan status akan melalui alur administratif. Pemerintah daerah mengusulkan perubahan status kepada Kementerian PAN RB, kemudian ditindaklanjuti oleh Badan Kepegawaian Negara. Proses ini menunjukkan adanya koordinasi antar instansi sebelum keputusan ditetapkan.

Badan Kepegawaian Negara juga menegaskan setiap regulasi harus melalui koordinasi dengan Kementerian PAN RB. Kebijakan teknis yang nantinya diterbitkan akan disosialisasikan ke seluruh pemerintah daerah agar pelaksanaan berjalan seragam di seluruh Indonesia.

Audiensi tersebut dipimpin Ketua Umum PPWI, Herru Gama Yudha, SH, dengan notulensi oleh Bendahara Umum Raden Setiawan Hidayat, S.IP. Pertemuan ini menjadi langkah konkret dalam memperjuangkan kepastian status dan masa depan PPPK paruh waktu.

PPPK Paruh Waktu kini memiliki harapan yang lebih jelas. Pemerintah pusat dan daerah diharapkan segera mempercepat penerbitan regulasi agar kepastian hukum bagi tenaga PPPK paruh waktu dapat segera terwujud di seluruh Indonesia. (Debi A’a)

Berita Terkait

PW GP Al Washliyah Apresiasi Kapolda Metro Jaya Komjen. Dadang Hartanto Turun Langsung Kawal Aksi Mahasiswa: Wujud Nyata Polri Bersama Masyarakat
Dari Posting ke Participating! Bayu Umbara Tantang Pemuda Jawa Barat Jadi Penggerak Perubahan
Tingkatkan Kualitas Jurnalisme, SWI Gelar UKW Perdana di Kalimantan Selatan
Polres Karo Terbitkan SP2HP Dugaan Pencemaran Nama Baik Lusia Sukatendel
Payung Pemuda Demokrasi, Dorong Pelajar Mengembangkan Potensi Diri melalui Pendidikan dan Diskusi Publik
Dugaan Judi Togel di Karo Disorot, Polisi Terima Informasi
🔴 PENIPUAN TANAH DI KARO: Pembeli Siap Lapor Oknum PNS ke Polisi
Hujan Deras Tak Surutkan Aksi Orang Tua Korban Keracunan MBG di Karo, Tuntut KLB dan Kompensasi

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 18:10 WIB

PERKUAT PEMBINAAN KEROHANIAN, WARGA BINAAN WANITA LAPAS LABUHAN RUKU IKUTI TAUSYIAH KEAGAMAAN BERSAMA KEMENAG KABUPATEN BATU BARA

Selasa, 3 November 2026 - 14:41 WIB

Sat Lantas Polres Batu Bara Gencarkan Edukasi Dan Penindakan Pelanggar Lalu Lintas Dalam Rangka OPS Patuh Toba 2026

Selasa, 3 November 2026 - 09:15 WIB

Kapolres Batu Bara Pimpin Strong Point Serentak, Personel Diterjunkan ke Titik Rawan Kemacetan dan Pusat Keramaian

Selasa, 3 November 2026 - 09:08 WIB

Cegah Balap Liar, Begal dan Kejahatan Jalanan, Polres Batu Bara Gelar Patroli KRYD di Lima Wilayah

Senin, 2 November 2026 - 19:31 WIB

Polda NTB Gelar Pengaturan Lalu Lintas Pagi di Depan SMPN 2 Mataram Lewat Program “Polisi Bersama Masyarakat”

Senin, 2 November 2026 - 16:28 WIB

Baharkam Polri Kenalkan Konsep Green Policing di SD Depok, Ajak Siswa Tanam Pohon dan Jaga Lingkungan*

Senin, 2 November 2026 - 16:23 WIB

*Polisi Peduli Pendidikan dan Cinta Lingkungan: Baharkam Polri Bagikan 550 Paket Makanan Bergizi dan Tanam Pohon di SDN Cilangkap 8 Depok*

Senin, 2 November 2026 - 16:17 WIB

PERKUAT ASPEK PENGAMANAN, LAPAS LABUHAN RUKU IKUTI EVALUASI DAN PENGUATAN TUSI OLEH DIREKTUR PAMINTEL SECARA VIRTUAL

Berita Terbaru