Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung

REDAKSI BATU BARA

- Author

Sabtu, 7 Februari 2026 - 08:28 WIB

50139 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Jumat, 6 Februari 2026, Polri menyelenggarakan rapat koordinasi bersama Kementan, Perum Bulog, BPK, Asosiasi Pabrik Pakan Ternak dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dalam rangka mememperkuat ketahanan pangan nasional melalui ekosistem pertanian jagung pakan ternak. Langkah strategis ini dilakukan untuk mengawal proses produksi jagung dari hulu hingga hilir, sekaligus memastikan kesejahteraan petani binaan Polri di berbagai wilayah Indonesia.

Rakor yang diselenggarakan di Mabes Polri ini juga diikuti oleh seluruh gugus tugas Polda se-Indonesia secara daring, dipimpin Karobinkar SSDM Polri selalu wakil posko gugus tugas ketahanan Pangan, Brigjen Langgeng Purnomo.

“Kami melaksanakan analisa dan evaluasi hasil kinerja tahun sebelumnya, Indonesia berhasil tanpa Impor jagung pabrik pakan ternak pada tahun 2025 sehingga Rakor ini kami laksanakan untuk konsolidasi dan kolaborasi menjalankan strategi ke depan tahun 2026 menjadi lebih baik lagi” Ujar Brigjen Langgeng.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sisi hulu, Polri hadir sebagai jembatan bagi Poktan jagung dalam mengatasi kendala permodalan. Melalui skema pembiayaan melibatkan Himbara, Polri memfasilitasi akses Poktan ke perbankan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Salah satu implementasi nyatanya terlihat di wilayah Polda Jawa Barat, tepatnya di Nagreg dan Ciamis, di mana petani mendapatkan kredit modal untuk kembali menanam dan memperluas lahan pertanian jagung.

Danang Andi Wijanarko selaku senior vice president BRI dalam paparannya mewakili dari Himbara menyampaikan bahwa BRI sendiri pada tahun 2026 sudah menyiapkan plafond senilai 180T rupiah untuk pembiayaan KUR Mikro di bidang pertanian termasuk ekosistem pertanian Jagung.

Tidak hanya urusan modal, Polri melalui Gugus Tugas Ketahanan Pangan juga memberikan perlindungan kepada petani dengan menjaga stabilitas harga. Polri memastikan hasil panen petani tidak terjebak dijual ke tengkulak dengan harga rendah. Sebagai solusinya, Polri menjalin kerja sama dengan Perum Bulog untuk menyerap hasil panen dengan harga lebih baik.

Pelaksanaan pengadaan jagung tahun 2026 oleh Bulog didasarkan pada Surat dinas Internal nomor SDI-217/DU000/PD.02.01/12012026 tanggal 12 Januari 2026 tentang pengadaan Jagung dengan target 1 juta ton untuk Cadangan pangan pemerintah tahun 2026 dengan harga 6.400 Rupiah per Kilogram.

“Fokus kami adalah menjaga agar harga jagung di tingkat petani minimal sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Di beberapa wilayah, seperti di Jabar dan di Kalsel, kolaborasi ini mendorong pembelian harga yang berpihak ke petani jagung, yakni mencapai Rp6.400 per kg sesuai standar HPP Bulog.” Ujar Brigjen Langgeng Purnomo selaku Wakil Posko Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri.

Program ini bertujuan untuk mengembangkan lahan tidur, membebaskan petani dari jebakan tengkulak dan meningkatkan produksi jagung nasional. Dengan pendampingan manajerial yang tepat, diharapkan petani mampu membayar pinjaman modal tepat waktu dan meningkatkan taraf hidup mereka secara berkelanjutan.

Melalui rapat koordinasi program ketahanan pangan tahun 2026, Polri berharap dapat memperkuat ekosistem pertanian jagung pakan ternak dan mensejahterakan petani jagung Indonesia.

Sumber : Kasi Humas Polres Batu Bara AKP P Tamba
Editor : Rahmat Hidayat

Berita Terkait

Polres Batu Bara Amankan Ibadah Minggu di Sejumlah Gereja, Pastikan Berjalan Aman dan Kondusif
Patroli Rutin Roda-4 Sat Samapta Polres Batu Bara Sisir Perumnas & Simpang Dolok, Cegah 3C & Kejahatan Jalanan
PENTAS KARYAWAN PT. ULTRAJAYA Milk Industry & Trading Company MERIAHKAN PERINGATAN HUT RI KE 81
Sat Lantas Pematangsiantar Amankan Car Free Day Marpesta QRIS Bank Indonesia di Lapangan H. Adam Malik, Kegiatan Berjalan Aman & Baik  
Sat Lantas Pematangsiantar Amankan Car Free Day & Gereja Katolik di Jalan Sibolga, Dukung Marpesta QRIS Bank Indonesia
Polres Batu Bara Kembali Distribusikan 10,143 Ton Jagung ke Bulog Asahan
KRYD Patroli Malam Polsek Talawi Sisir 4 Titik Rawan, Cegah Tawuran–3C–Balap Liar–Begal  
Patroli Mobile Gabungan Polsek Lima Puluh Sisir Exit Tol & Jalinsum, Cegah Tawuran–Geng Motor–Kejahatan Lainnya

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:50 WIB

Polres Batu Bara Amankan Ibadah Minggu di Sejumlah Gereja, Pastikan Berjalan Aman dan Kondusif

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Patroli Rutin Roda-4 Sat Samapta Polres Batu Bara Sisir Perumnas & Simpang Dolok, Cegah 3C & Kejahatan Jalanan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:09 WIB

PENTAS KARYAWAN PT. ULTRAJAYA Milk Industry & Trading Company MERIAHKAN PERINGATAN HUT RI KE 81

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:58 WIB

Sat Lantas Pematangsiantar Amankan Car Free Day Marpesta QRIS Bank Indonesia di Lapangan H. Adam Malik, Kegiatan Berjalan Aman & Baik  

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:21 WIB

Polres Batu Bara Kembali Distribusikan 10,143 Ton Jagung ke Bulog Asahan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:14 WIB

KRYD Patroli Malam Polsek Talawi Sisir 4 Titik Rawan, Cegah Tawuran–3C–Balap Liar–Begal  

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:09 WIB

Patroli Mobile Gabungan Polsek Lima Puluh Sisir Exit Tol & Jalinsum, Cegah Tawuran–Geng Motor–Kejahatan Lainnya

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:04 WIB

Patroli Malam Sat Lantas Polres Batu Bara di Jalinsum, Antisipasi Titik Rawan Laka & Kemacetan  

Berita Terbaru