Cipayung Sumedang Bangun Ruang Edukasi Aktivisme dan Serukan Dukungan Terhadap Andrie Yunus

TRIBUN1

- Author

Minggu, 29 Maret 2026 - 15:13 WIB

50100 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumedang, Jabar – Organisasi pergerakan mahasiswa yang terhimpun dalam Cipayung Sumedang mengadakan diskusi di Warung Kopi Tobi Sumedang pada Sabtu malam, 28 Maret 2026.

Kegiatan ini dihadiri masing-masing ketua: GMKI, PMII, IMM, dan HMI, sekaligus membangun kembali ruang edukasi aktivisme terhadap mahasiswa sekarang. Mengangkat tema “Membangun Kesadaran Kritis Pemuda terhadap Isu Sosial, Ekonomi, dan Pendidikan di Sumedang”,

Kegiatan ini diapresiasi penuh peserta maupun pimpinan organisasi itu sendiri. Sebanyak 26 mahasiswa perwakilan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) antusias melempar dan menanggapi pandangan satu sama lain.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Forum ini menjadi ruang refleksi baik bagi organisasi internal maupun eksternal kampus. Mempertanyakan bagaimana kualitas mahasiswa maupun organisasi dalam aksi sosial kemanusiaan yang sudah menurun.

“Kasus aktivis KontraS, Andri Yunus, bahkan sudah dikatakan pelanggaran HAM berat. Kenapa satupun kampus hari ini tidak ada yang turun aksi? Hanya kajian dan tuntutan saja,” tegas Ketua Umum GMKI Cabang Sumedang Natau Lasniroha Sinaga dalam kesempatannya.

Di sisi lain, Ketua Umum PC PMII Sumedang, Muchammad Miqdad, menyinggung bahwa Bandung saat ini menjadi ruang pertumbuhan aktivis yang konsisten, terutama di kampus Unisba dan Pasundan.

“Cipayung Sumedang justru kebobolan saat aksi keos Agustus tahun 2025 kemarin,” katanya.

Pandangan serupa disampaikan Ketua Umum PC IMM Dadan bahwa Sumedang hari ini memiliki banyak permasalahan yang harus tuntas dibahas. “Hampir sama, cuman lebih ke bagaimana pemerintah Sumedang terkait kinerja secara komprehensif dari hilir ke hulu,”

Menurutnya, aman dan tenangnya Sumedang hari ini menyimpan banyak permasalahan yang belum diusut tuntas.

Mulai dari Proyek Strategis Nasional (PSN), sampai lancarnya pertumbuhan tambang ilegal di Sumedang.

Evaluasi menyeluruh di pemerintahan, sekaligus kinerja Polres dan Kodim selama mengemban tanggung jawab di Kabupaten Sumedang pun perlu dipertanyakan.

“Terakhir yang saya suarakan mengenai evaluasi secara keseluruhan Pemda Sumedang. Kenapa? Karena hal-hal yang hari ini terjadi, semua tidak luput dari pemerintahan itu sendiri,” tukas Ketua Umum HMI Cabang Jatinangor-Sumedang M. Ginanjar Pamungkas.

Pada bagian utamanya, Cipayung serentak menyuarakan dukungan terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus.

Cipayung menilai kasus Andrie sangat terstruktur, rapi, dan matang sehingga tidak cukup hanya menangkap aktor pendukung, tetapi juga aktor intelektualnya.

Cipayung juga menyenggol beberapa kasus aktivis yang dibungkam dalam skala lokal.

Terutama kepolisian yang menuduh mahasiswa sebagai provokator aksi hingga ditahan sementara. Hal ini dinilai sebagai bentuk represif yang dilakukan terhadap aktivis.

Usai kegiatan tersebut, Cipayung menyuarakan empat tuntutan dan desakan terhadap permasalahan yang terjadi sampai dengan saat ini.

1. Mengecam keras tindakan represif terhadap aktivis (terutama dalam kasus Andrie Yunus);

2. Adili pelaku di peradilan umum dan usut tuntas aktor intelektual penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus;

3. Evaluasi secara menyeluruh pemerintahan Kabupaten Sumedang;

4. Mendesak Polres Sumedang untuk mengevaluasi kinerja Kepolisian Sumedang.

Kegiatan diskusi ini harapannya bisa menjadi sebuah sistem. Secara konsisten bisa dilakukan dan menjadi wadah edukasi untuk membangunkan kembali jiwa aktivisme terhadap mahasiswa, khususnya di Sumedang Raya.

(Redaksi)

Berita Terkait

Pemdes Girimukti Satukan Agenda Sertijab BPD, Insentif RT/RW, dan Musrenbangdes 2027
Gebyar Petani Cisarua Diserbu Warga, Edukasi Pertanian hingga Puluhan Hadiah Dorprize Warnai Kem meriahan Acara
Revitalisasi SDN Sinarjaya Sentuh Anggaran Rp1,41 Miliar, 9 Ruang Kelas Disulap Lebih Mewah dan Nyaman
Rajiv Salurkan Bantuan Alsintan Aspirasi DPR RI ke Bandung Barat, Petani Saguling Diharapkan Makin Produktif
Resmi Dilantik, KKI Bandung Barat Bidik 6 Atlet untuk Porprov 2030, Siapkan Ekspansi 6 Dojo Baru
Khidmat dan Meriah, Maulid Nabi di Desa Cikahuripan Lembang Dihadiri Ratusan Warga, Ustadz Solmed Sampaikan Pesan Akhlak
Revitalisasi SDN Kertasari Cisarua Berjalan 30 Persen, Dibiayai APBN 2026 Rp1,66 Miliar
kepengurusan Forum wartawan media online (FWMO) di lahirkan di Kabupaten Bandung Barat, di nahkodai oleh Anne Nurgusari sebagai Ketua umum

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Payung Pemuda Demokrasi, Dorong Pelajar Mengembangkan Potensi Diri melalui Pendidikan dan Diskusi Publik

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Buka Turnamen Sepak Takraw Reguder Cup 2026, Bupati Baharuddin Dorong Pengembangan Olahraga dan Pencegahan Narkoba*

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:11 WIB

*Bupati Batu Bara Hadirkan Pelayanan Terpadu melalui Program BERLAYAR di Kecamatan Talawi*

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Bupati Batu Bara Raih Achievement Person Award pada KI Sumut Award 2026, Kabupaten Batu Bara Berpredikat Informatif*

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Bobol SD di Lombok Tengah, Residivis 5 Kali Diciduk Polisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:53 WIB

Peringati Hari Jadi ke-75 Humas Polri, Polres Batu Bara Gelar Donor Darah Hasilkan 25 Kantong Darah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Peringati Hari Jadi ke-75 Humas Polri, Polres Batu Bara Salurkan 10 Paket Sembako kepada Masyarakat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Peringati Hari Jadi ke-75 Humas Polri, Polres Batu Bara Gelar Donor Darah, Kumpulkan 25 Kantong

Berita Terbaru