Tribun1.com – LANGKAT — TMMD 128 Langkat memasuki hari kedua pelaksanaan dengan progres pekerjaan fisik yang mulai terlihat di lapangan. Program yang digelar oleh Kodim 0203/Langkat bersama Pemerintah Kabupaten Langkat ini difokuskan di Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang.
TMMD 128 Langkat hari kedua menunjukkan percepatan pembangunan melalui kerja sama lintas sektoral. Sebanyak 50 prajurit TNI, 5 personel pemerintah daerah, dan 50 warga diterjunkan langsung. Kegiatan juga didukung alat berat seperti excavator, bulldozer, dan grader untuk mempercepat proses pengerjaan.
Pekerjaan fisik TMMD 128 meliputi pelebaran dan pengerasan badan jalan sepanjang 1.500 meter dengan lebar 4 meter. Jalan ini menghubungkan Dusun I, II, dan III Desa Pasar Rawa, sehingga diharapkan dapat memperlancar akses transportasi masyarakat.
Selain jalan, Satgas juga melaksanakan normalisasi dan pembersihan parit sepanjang 1.500 meter guna memperbaiki sistem drainase. Pembangunan jembatan berukuran 6 meter x 4 meter juga terus berjalan sebagai akses penting bagi mobilitas warga.
Program TMMD 128 Langkat turut menyasar perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH). Sejumlah rumah warga yang direhab di antaranya milik Rida Wahyuni Rao, Miswandi, Irwansyah, serta Juraida.
Selain itu, pembangunan sumur bor dan fasilitas kamar mandi dilakukan di lima titik berbeda untuk meningkatkan akses air bersih masyarakat. Infrastruktur pendukung lain seperti pos kamling dan dua unit gorong-gorong juga mulai dikerjakan.
Sasaran tambahan dalam TMMD 128 meliputi pembangunan tiga unit platdecker yang berfungsi memperlancar jalur transportasi warga di beberapa titik. Seluruh pekerjaan fisik tersebut kini sudah mulai menunjukkan hasil nyata di lapangan.
Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, TMMD 128 juga menjalankan kegiatan non fisik berupa penyuluhan kepada masyarakat. Materi yang diberikan meliputi bela negara, wawasan kebangsaan, hukum dan kamtibmas, bahaya narkoba, kesehatan dan keluarga berencana, serta perikanan dan peternakan.
Program unggulan tambahan juga dilaksanakan, seperti penguatan ketahanan pangan seluas 1 hektare dan pemberian 100 paket makanan tambahan bagi penderita stunting. Program ini ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Dengan progres yang terus meningkat di hari kedua, TMMD 128 Langkat diharapkan mampu mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program ini. (Debi A’a)






































