Tribun1.com – KARO- Budaya literasi dan numerasi kini resmi diperkuat di lingkungan SMP Swasta Ora Et Labora Simpang Kaban. Langkah awal ini ditandai dengan digelarnya sosialisasi transformasi belajar pada Rabu, 9 September 2026, bertempat di Aula SMP Swasta Ora Et Labora Simpang Kaban. Kegiatan ini bertujuan membangun fondasi kebiasaan belajar yang kritis, kreatif, dan mandiri bagi seluruh siswa.
Acara sosialisasi ini dihadiri langsung oleh Kepala SMP Swasta Ora Et Labora Simpang Kaban, Ira Karunia Situmorang, S.Pd., jajaran guru, penggiat literasi Atmaja Pehulisa Sembiring, serta para calon Duta Literasi dan Numerasi yang telah lolos seleksi. Kegiatan diawali dengan doa bersama sebelum dibuka secara resmi oleh Kepala Sekolah.
Pentingnya pemahaman literasi dan numerasi menjadi fokus utama dalam sambutan Ira Karunia Situmorang, S.Pd. Ia menegaskan bahwa kemampuan ini bukan sekadar membaca, menulis, dan berhitung. Lebih dari itu, literasi dan numerasi adalah kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, mengolah data, mengambil keputusan, serta menerapkan ilmu dalam kehidupan sehari-hari.
Seluruh warga sekolah diajak untuk menyadari bahwa pengembangan kemampuan ini merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas guru mata pelajaran tertentu. Karena itu, para guru diminta menyisipkan materi membaca dan berhitung praktis pada setiap mata pelajaran, lengkap dengan program pembiasaan membaca saat jam pelajaran berlangsung.
Dukungan nyata diberikan sekolah melalui program Apresiasi Guru Inovatif, yaitu penghargaan bagi pendidik yang berhasil menyusun modul belajar integratif terbaik. Selain itu, kompetisi penataan Pojok Baca Kreatif antarkelas juga diadakan secara berkala agar suasana belajar menjadi lebih menyenangkan.
Siswa juga didorong untuk berpartisipasi dalam program nasional, seperti gerakan menulis cerita berbasis bacaan yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional (Perpusnas). Lewat kegiatan ini, sekolah berambisi mencetak dan melahirkan penulis-penulis cilik berbakat dari kalangan siswa.
Langkah konkret berkelanjutan akan dilakukan pekan depan melalui peluncuran Komunitas GELORA (Gerakan Literasi dan Numerasi Ora Et Labora). Wadah ini mempertemukan kepala sekolah, guru, penggiat literasi, dan siswa untuk merancang hingga mengevaluasi berbagai program edukasi secara bersama-sama.
Pelantikan Duta Literasi dan Numerasi terpilih juga akan digelar bersamaan dengan pembentukan komunitas tersebut. Para duta ini bertugas sebagai agen perubahan yang menjadi teladan bagi teman-temannya agar lebih gemar membaca dan mengolah data secara praktis.
Berbagai kegiatan menarik telah disiapkan oleh Komunitas GELORA dan para Duta Sekolah. Kegiatan tersebut meliputi membaca bersama, mendongeng (storytelling), tantangan membaca, permainan angka, hingga latihan menganalisis tabel dan grafik sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Kolaborasi kuat ini diharapkan mampu mengubah kegiatan membaca dan berhitung dari sekadar program sekolah menjadi sebuah kebiasaan hidup. Komitmen ini mempertegas langkah SMP Swasta Ora Et Labora Simpang Kaban dalam mencetak generasi yang cerdas, terampil, dan berwawasan luas. (Debi A’a)














































