Payung Pemuda Demokrasi, Dorong Pelajar Mengembangkan Potensi Diri melalui Pendidikan dan Diskusi Publik

TRIBUN1

- Author

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:12 WIB

505 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Payung Pemuda Demokrasi (PPD) menggelar diskusi publik bertajuk “Menuju 1 Abad Sumpah Pemuda: Menggugat Ketimpangan Akses Pendidikan” di Warkop Ikhlas Joglo, Jalan Strategi Raya Nomor 5, Joglo, Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (20/10/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 17.00 WIB tersebut diikuti sekitar 50 peserta yang terdiri atas pelajar.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diskusi tersebut menghadirkan Radit, demisioner Senat Universitas Atma Jaya, Bintang, mahasiswa Fakultas Hukum Atma Jaya, serta Agif, aktivis PPD. Kegiatan dipandu oleh Irwansyah alias Wancah, pendiri Titik Kumpul Pemuda. Sejumlah peserta diketahui berasal dari kelompok pelajar.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Sumpah Pemuda yang diikuti peserta. Selanjutnya, para narasumber menyampaikan pandangan mengenai ketimpangan akses pendidikan, kondisi sarana dan prasarana sekolah, keterbatasan ekonomi sebagai hambatan pendidikan, serta pentingnya pemerataan kualitas pendidikan di berbagai wilayah Indonesia.

Melalui keterangan Humas Payung Pemuda Demokrasi (PPD), Selasa (20/10), Radit, demisioner Senat Universitas Atma Jaya, menyoroti kondisi pendidikan di sejumlah wilayah Indonesia bagian timur, khususnya Papua, Flores dan Maluku. Ia menilai, keterbatasan fasilitas sekolah, ketidakseimbangan kebutuhan tenaga pendidik, serta belum meratanya akses pendidikan menjadi persoalan yang memerlukan perhatian serius pemerintah. Ia juga menekankan pentingnya pemenuhan hak pendidikan bagi seluruh warga negara, termasuk masyarakat di wilayah terpencil.

Sementara itu, Bintang menegaskan bahwa, hak memperoleh pendidikan telah dijamin dalam Pasal 28C ayat (1) dan Pasal 31 UUD 1945, serta Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Menurutnya, faktor ekonomi, kesenjangan pembangunan antarwilayah, dan keterbatasan fasilitas pendidikan masih menjadi tantangan dalam mewujudkan pemerataan akses pendidikan. Ia turut menyoroti perlunya transparansi anggaran pendidikan, termasuk pembahasan mengenai alokasi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG), agar kebutuhan pendidikan dapat terpenuhi secara menyeluruh.

Adapun Agif, mengajak para pelajar untuk mengutamakan pendidikan, diskusi dan pengembangan kemampuan intelektual sebagai sarana menyikapi persoalan sosial. Ia menekankan bahwa, ilmu pengetahuan dapat menjadi landasan perjuangan untuk mendorong perubahan tanpa kekerasan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjauhi tawuran serta membangun generasi muda yang kritis, berintegritas dan memiliki kepedulian terhadap kepentingan masyarakat.

Pada sesi akhir, PPD menyampaikan manifesto pendidikan yang menekankan pentingnya sistem pendidikan nasional yang berkualitas, terjangkau, berlandaskan Pancasila dan UUD 1945, serta memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh warga negara. Manifesto tersebut juga memuat kritik terhadap persoalan korupsi, ketimpangan sosial dan berbagai kebijakan yang dinilai belum sepenuhnya berpihak kepada kepentingan rakyat.

Melalui manifesto tersebut, PPD menyampaikan lima gagasan utama, yakni:
– Penyelenggaraan pendidikan berkualitas dan terjangkau,
– Penguatan nilai kemanusiaan,
– Pengembangan kebebasan berpikir yang bertanggung jawab,
– Penanaman semangat belajar sepanjang hayat, serta,
– Pembentukan generasi intelektual yang berintegritas dan memiliki keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat. Selanjutnya seluruh rangkaian acara berakhir sekitar pukul 18.54 WIB. (Red).

Berita Terkait

Dugaan Judi Togel di Karo Disorot, Polisi Terima Informasi
🔴 PENIPUAN TANAH DI KARO: Pembeli Siap Lapor Oknum PNS ke Polisi
Hujan Deras Tak Surutkan Aksi Orang Tua Korban Keracunan MBG di Karo, Tuntut KLB dan Kompensasi
Jalan Udara–Simpang Empat Karo Akhirnya Diperbaiki, Warga Apresiasi Pemkab
Letkol Eddy Saputra Ginting, Sosok Intelijen yang Tetap Rendah Hati di Tanah Karo
.SWI Jabar Kawal Transparansi Anggaran Publik, Audiensi dengan Diskominfo Jabar Bahas Akses Informasi dan Kemitraan Media
Jembatan Garuda Kuta Pengkih Dibangun, TNI dan Warga Kompak Gotong Royong
GELORA Ora Et Labora Resmi Dikukuhkan, Empat Duta Literasi-Numerasi Dilantik

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Buka Turnamen Sepak Takraw Reguder Cup 2026, Bupati Baharuddin Dorong Pengembangan Olahraga dan Pencegahan Narkoba*

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:11 WIB

*Bupati Batu Bara Hadirkan Pelayanan Terpadu melalui Program BERLAYAR di Kecamatan Talawi*

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Dugaan Judi Togel di Karo Disorot, Polisi Terima Informasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Bobol SD di Lombok Tengah, Residivis 5 Kali Diciduk Polisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:53 WIB

Peringati Hari Jadi ke-75 Humas Polri, Polres Batu Bara Gelar Donor Darah Hasilkan 25 Kantong Darah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Peringati Hari Jadi ke-75 Humas Polri, Polres Batu Bara Salurkan 10 Paket Sembako kepada Masyarakat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Peringati Hari Jadi ke-75 Humas Polri, Polres Batu Bara Gelar Donor Darah, Kumpulkan 25 Kantong

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Wali Kota Mahyaruddin Salim Tinjau Perbaikan Pembangunan Jalan dan Drainase di Kelurahan Selat Tanjung Medan dan Selat Lancang

Berita Terbaru