Kabinet tentang Program Pendidikan di Sumut ketika terjadi lonjakan penguatan SDM pendidikan di Sumut atas Kebijakan yang diterapkan. Masa itu Dinas Pendidikan Sumut juga melibatkan Usaid sebagai lembaga pendidikan dari Amerika Serikat yang berpartisipasi mendonorkan anggaran pendidikan khusus peningkatan kualitas guru dalam pembelajaran disamping kerjasama berbagai perusahaan yang berhubungan dengan perluasan lowongankerja alumni SMK.
Persentase tunggal yang berlangsung selama 1 Jam dan dihadiri Wakil Presiden RI Budiyono dan 12 Menteri Kabinet diantaranya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Prof. M. Nuh turut dihadiri unsur Forkopimda Sumatera Utara berlangsung di Aula Pemerintah Kabupaten Simalungun dan dihadiri seribuan peserta lainnya.
Selain dari pada itu dalam tahun yang sama pertemuan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI dengan para pelaku Lembaga pendidikan dunia yang aktif mengikuti dan membantu pendidikan di Indonesia, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan juga mengundang Kadis Pendidikan Sumut sebagai Nara Sumber tunggal tentang kebijakan yang dilakukan Dinas Pendidikan di Sumut untuk disampaikan kepada lembaga pendidikan dunia yang ada di Indonesia, yang pada masa itu masih dibawah Kepemimpinan Menteri Prof. M. Nuh.
Peningkatan SDM Berada Ditangan Presiden RI
Inilah arti sebuah Kebijakan yang tidak dimiliki setiaf orang atau seorang Pemimpin dalam.peningkatan SDM masyarakat melalui Pendidikan.
Pengalaman tersebut menunjukkan arti sebuah Kebijakan yang tidak dimiliki setiap orang atau setiap pemimpin dalam upaya peningkatan SDM melalui Pendidikan.Di Daerah kebijakan ini berada ditangan seorang Kepala Daerah. Secara Nasional Kebijakan itu berada di tangan seorang Presiden RI, bukan semata berada di tangan seorang Menteri di Kementerian Pendidikan sebagai pembantu Presiden RI yang selalu ber orientasi pada teori pendidikan atau sebatas penelitian tentang pendidikan sehingga menerbitkan berbagai peraturan. Melainkan peningkatan SDM melalui Pendidikan harus melibatkan berbagai Lembaga Tehnis yang sejalan dengan peningkatan SDM masyarakat persiapan Indonesia Emas tahun 2045.Kebijakan Presiden RI secara Nasional masa Pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto terlihat dari berdirinya Sekolah rakyat untuk anak anak miskin dalam memutus mata rantai kemiskinan ekstrim sesuai Peraturan Presiden nomor 10 tahun 2025 tentang sekolah rakyat.
Hal ini sejalan dengan jumlah angka kemiskinan ekstrim sesuai data BPS mencapai 5.360.654 usia sekolah.
Dengan berdirinya Sekolah Rakyat menuju tahun ke 3 Kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagai salah satu Program Prioritas Nasional.
Diketahui kondisi SDM Indonesia saat ini terus mengalami peningkatan yang secara makro kondisi SDM Indonesia terus membaik, tercermin dari Indeks Pembangunan Manusia ( IPM ) yang mencapai diangka 75, 02.
Namun pertanyaan penting lainnya apakah SDM masyarakat Indonesia melalui peningkatan kualitas pendidikan sudah mampu bersaing dengan negara negara lain.
Tegasnya Peningkatan SDM masyarakat dan masa depan Indonesia berada ditangan seorang Presiden Republik Indonesia..
Penulis adalah Pj Bupati Batu Bara 2008, pernah bertugas Sebagai Kepala Diklat Kesos Wilayah Sumbagut, Kadis Perpustakaan dan Arsip, Kadis Sosial dan Kadis Pendidikan di Sumut.














































