Batubara — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku melaksanakan kegiatan tausyiah kerohanian Islam bagi 30 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) wanita pada Selasa (27/10). Kegiatan yang berlangsung di Blok Wanita ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan warga binaan selama menjalani masa pembinaan.
Tausyiah disampaikan oleh Ibu Latifah, ustadzah dari Kementerian Agama Kabupaten Batu Bara, dengan mengangkat tema “Doa sebagai Senjata Orang Islam”. Dalam penyampaiannya, beliau mengajak para warga binaan untuk senantiasa berdoa, mendekatkan diri kepada Allah SWT, serta menanamkan sikap sabar dan tawakal dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan. Melalui doa, diharapkan warga binaan dapat memperoleh ketenangan hati dan motivasi untuk terus memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih baik.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk berinteraksi dan memperdalam pemahaman terhadap materi yang disampaikan. Seluruh rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan pembacaan sholawat. Sebanyak 30 orang WBP wanita mengikuti kegiatan tersebut dengan tertib dan khidmat.
Kepala Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku, Hamdi Hasibuan, menegaskan bahwa pembinaan kerohanian merupakan salah satu aspek penting dalam membentuk karakter dan akhlak warga binaan. Melalui kegiatan tausyiah yang dilaksanakan secara rutin dan bekerja sama dengan Kementerian Agama Kabupaten Batu Bara, diharapkan warga binaan semakin meningkatkan keimanan, memperkuat kesabaran, serta memiliki semangat untuk menjalani proses pembinaan dengan baik.
Lapas Labuhan Ruku berkomitmen untuk terus mengoptimalkan program pembinaan kepribadian, khususnya di bidang kerohanian, sebagai upaya membentuk warga binaan yang berakhlak baik dan siap kembali ke tengah masyarakat. Sinergi dengan Kementerian Agama Kabupaten Batu Bara diharapkan terus berlanjut guna mendukung pelaksanaan pembinaan yang terarah, berkesinambungan, dan memberikan manfaat nyata bagi warga binaan.














































