Dari Posting ke Participating! Bayu Umbara Tantang Pemuda Jawa Barat Jadi Penggerak Perubahan

Edi Suprapto

- Author

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:37 WIB

507 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Barat, Bayu Umbara, mendapat kehormatan bertugas sebagai Komandan Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tingkat Provinsi Jawa Barat, Rabu (28/10/2026), di kawasan Sport Jabar Arcamanik, Kota Bandung. Upacara tersebut dipimpin Wakil Gubernur Jawa Barat selaku Inspektur Upacara.

 

Momentum ini menjadi refleksi penting bagi generasi muda Jawa Barat untuk kembali meneguhkan semangat persatuan, memperkuat daya saing, serta mengambil peran lebih besar dalam pembangunan daerah dan nasional.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Bayu Umbara menegaskan bahwa peringatan Sumpah Pemuda tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan harus menjadi momentum untuk memperkuat kontribusi nyata generasi muda dalam menjawab berbagai tantangan zaman.

 

“Sumpah Pemuda bukan sekadar peristiwa sejarah yang kita peringati setiap tahun. Ini adalah pengingat bahwa kemajuan bangsa selalu membutuhkan keberanian, persatuan, dan kontribusi nyata dari generasi mudanya. Kalau pada 1928 pemuda bersatu memperjuangkan kemerdekaan, maka hari ini tugas kita adalah mengisi kemerdekaan dengan karya, inovasi, dan pengabdian,” ujar Bayu.

 

Menurutnya, Jawa Barat memiliki modal demografis dan ekonomi yang besar. Sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia sekaligus salah satu pusat industri nasional, Jawa Barat membutuhkan generasi muda yang adaptif, produktif, dan memiliki kompetensi sesuai perkembangan zaman.

 

Namun, besarnya potensi tersebut juga dihadapkan pada sejumlah tantangan, mulai dari pengangguran, ketidaksesuaian keterampilan dengan kebutuhan industri, kesenjangan akses kesempatan kerja, hingga perubahan dunia kerja akibat perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan.

 

Bayu menilai, persoalan tersebut membutuhkan pendekatan kolaboratif yang melibatkan pemerintah, dunia pendidikan, industri, organisasi kepemudaan, dan masyarakat.

 

“Kita tidak cukup hanya mencetak generasi yang berpendidikan. Kita harus menyiapkan generasi yang memiliki keterampilan, karakter, daya saing, dan kemampuan menciptakan peluang. Pertumbuhan investasi dan ekonomi di Jawa Barat harus semakin terhubung dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia serta kesempatan kerja bagi pemuda,” tegasnya.

 

KNPI Harus Menjadi Penggerak Kolaborasi

 

Lebih lanjut, Bayu menekankan pentingnya transformasi organisasi kepemudaan agar semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat.

 

Menurutnya, KNPI sebagai wadah berhimpunnya berbagai organisasi kepemudaan harus mampu mengambil peran strategis dalam mempertemukan potensi generasi muda dengan peluang pembangunan.

 

Penguatan kompetensi, kewirausahaan, literasi digital, kepemimpinan, dan kepedulian sosial menjadi sejumlah agenda penting yang perlu terus didorong.

 

“KNPI harus hadir sebagai jembatan kolaborasi antara pemuda, pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia usaha. Kita ingin organisasi kepemudaan tidak hanya besar secara struktur, tetapi juga memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.

 

Ia juga menyoroti perubahan pola partisipasi generasi muda di era digital. Menurut Bayu, tingginya aktivitas anak muda di media sosial merupakan potensi besar yang perlu diarahkan menjadi gerakan produktif.

 

Pemuda diharapkan tidak hanya aktif menyampaikan pendapat di ruang digital, tetapi juga terlibat langsung dalam penyelesaian persoalan masyarakat, seperti pengelolaan lingkungan, pemberdayaan ekonomi, pendidikan, dan kegiatan sosial.

 

“Kita ingin mengubah semangat dari sekadar posting menjadi participating, dari sekadar berkomentar menjadi berkontribusi. Pemuda harus menjadi bagian dari solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat,” katanya.

 

Dari Seremoni Menuju Aksi Nyata

 

Dalam momentum Hari Sumpah Pemuda ke-98, Bayu juga mengajak seluruh organisasi kepemudaan di 27 kabupaten dan kota se-Jawa Barat untuk memperkuat sinergi dan mengembangkan program yang berorientasi pada hasil.

 

Menurutnya, keberhasilan organisasi kepemudaan tidak semata-mata diukur dari banyaknya kegiatan yang diselenggarakan, tetapi dari manfaat dan dampak yang dihasilkan.

 

Pelatihan keterampilan, misalnya, perlu diikuti dengan peningkatan kompetensi dan akses pekerjaan. Demikian pula program kewirausahaan harus mampu mendorong lahirnya usaha baru yang berkelanjutan.

 

“Sudah saatnya kita mengubah paradigma dari sekadar kegiatan menjadi dampak. Keberhasilan gerakan kepemudaan harus terlihat dari semakin banyaknya anak muda yang memiliki keterampilan, mendapatkan kesempatan kerja, membangun usaha, dan berkontribusi bagi lingkungannya,” jelasnya.

 

Bayu menambahkan, persiapan menuju Indonesia Emas 2045 harus dimulai melalui investasi yang konsisten terhadap kualitas generasi muda hari ini.

 

Ia mengingatkan bahwa pemuda yang saat ini berusia 20 tahun akan memasuki usia 39 tahun ketika Indonesia memperingati satu abad kemerdekaannya.

 

Artinya, generasi muda saat ini akan menjadi salah satu kelompok yang memegang peranan penting dalam kepemimpinan, perekonomian, dan pembangunan Indonesia pada masa mendatang.

 

“Kalau kita ingin Indonesia maju pada 2045, maka kualitas pemudanya harus kita siapkan sejak sekarang. Pemuda tidak boleh hanya diposisikan sebagai generasi penerus, tetapi juga harus diberi ruang sebagai generasi penggerak perubahan hari ini,” ujarnya.

 

Menutup pernyataannya, Bayu mengajak seluruh pemuda Jawa Barat menjadikan Sumpah Pemuda sebagai energi bersama untuk terus belajar, berkarya, menjaga persatuan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

“Dari Jawa Barat, mari kita bangun generasi muda yang bersatu, berdaya saing, mandiri, dan memiliki kepedulian sosial. Karena masa depan bangsa tidak hanya ditentukan oleh apa yang kita cita-citakan, tetapi oleh apa yang kita kerjakan mulai hari ini,” pungkasnya.

 

Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-98. Bersatu, Bergerak, dan Berdampak untuk Indonesia.

Berita Terkait

Tingkatkan Kualitas Jurnalisme, SWI Gelar UKW Perdana di Kalimantan Selatan
Ceceng Gunawan: Santri Menguatkan Negeri, Menuju Indonesia Emas 2045
Polres Karo Terbitkan SP2HP Dugaan Pencemaran Nama Baik Lusia Sukatendel
Diduga Ada Komitmen dalam Pengadaan Material BSPS Desa Selacau, Pemasok dari Luar Kecamatan Jadi Sorotan
Payung Pemuda Demokrasi, Dorong Pelajar Mengembangkan Potensi Diri melalui Pendidikan dan Diskusi Publik
Dugaan Judi Togel di Karo Disorot, Polisi Terima Informasi
Pemdes Girimukti Satukan Agenda Sertijab BPD, Insentif RT/RW, dan Musrenbangdes 2027
Gebyar Petani Cisarua Diserbu Warga, Edukasi Pertanian hingga Puluhan Hadiah Dorprize Warnai Kem meriahan Acara

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:34 WIB

OPTIMALKAN PEMBINAAN KEMANDIRIAN, WARGA BINAAN LAPAS KELAS IIA LABUHAN RUKU LAKSANAKAN BUDIDAYA SAYUR KANGKUNG DI AREA BRANGGANG

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Wakapolda NTB Ajak Warga Mataram Perangi Narkoba dan Tangkal Hoaks

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:40 WIB

Dikmas Satwa Korsbhara Polri Hadirkan Kebahagiaan Bersama Sahabat Baru di SLB Bogor, Tanamkan Empati Sejak Dini*

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Sat Lantas Polres Batu Bara Gencarkan Operasi Patuh Toba 2026, Tindak Pelanggaran dan Edukasi Pengendara

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Wakapolres Batu Bara Hadiri Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Pasca Operasi Sarang Narkoba, Polda NTB Gandeng Pemkot dan BNNK Bina Warga Karang Bagu

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Polres Batu Bara Gelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Lapas Labuhan Ruku Gelar Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98, Usung Tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”

Berita Terbaru