Dugaan Praktik “Setoran” Program P3TGAI di Takalar Mencuat, Kejaksaan Didesak Turun Tangan

ADI DG SILELE

- Author

Senin, 16 Maret 2026 - 13:52 WIB

50367 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAKALAR – TRIBUN1.COM | Pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) di Kabupaten Takalar kini menjadi sorotan tajam publik. Program nasional yang sejatinya bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian melalui pemberdayaan kelompok tani tersebut diduga dinodai oleh praktik penyimpangan.

 

Informasi yang berkembang menyebutkan adanya dugaan permintaan “komitmen fee” kepada kelompok tani penerima manfaat dengan nilai berkisar antara Rp25 juta hingga Rp35 juta per kelompok.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

​Dugaan praktik pungutan ini disinyalir terjadi sejak proses pengusulan hingga pelaksanaan pembangunan jaringan irigasi di lapangan. Modus yang digunakan diduga memiliki kemiripan dengan kasus yang sebelumnya terungkap di Kabupaten Luwu Utara, di mana terdapat pihak tertentu yang mengoordinasi pengumpulan dana dari kelompok penerima sebelum kegiatan dimulai. Di Takalar, muncul indikasi adanya sosok

 

“ketua kelas” yang berperan sebagai koordinator, yang disebut-sebut memiliki pengaruh politik di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

​Menanggapi kabar yang meresahkan tersebut, Koordinator Aliansi Masyarakat Transparansi Pelayanan Publik (AMTPK) Takalar, Takhifal Mursalin, mendesak Kejaksaan Negeri Takalar untuk segera mengambil langkah proaktif.

 

“Kasus dengan pola serupa sudah berhasil diungkap di Luwu Utara. Karena itu, publik berharap Kejaksaan Takalar juga dapat menelusuri dugaan praktik yang sama agar program pemerintah benar-benar berjalan sesuai tujuan dan tidak dipangkas oleh oknum tidak bertanggung jawab,” tegas Takhifal pada Minggu (15/3/2026).

 

​Penyimpangan dalam program P3TGAI dinilai sebagai persoalan serius karena menyentuh langsung hajat hidup para petani. Jika praktik setoran ini terbukti benar, maka kualitas infrastruktur irigasi dipastikan akan menurun akibat berkurangnya anggaran yang masuk ke pengerjaan fisik. Oleh karena itu, transparansi dalam proses penyelidikan sangat dinantikan oleh masyarakat guna memastikan dana negara digunakan sepenuhnya untuk kepentingan rakyat, bukan untuk memperkaya oknum tertentu.

 

​Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait maupun oknum legislator yang namanya terseret dalam isu ini belum memberikan keterangan resmi. Kini, publik menunggu keberanian dan langkah konkret dari aparat penegak hukum, khususnya Kejaksaan Negeri Takalar, untuk melakukan investigasi menyeluruh demi mengungkap kebenaran di balik dugaan praktik setoran tersebut.(TIM/RED)

Berita Terkait

.SWI Jabar Kawal Transparansi Anggaran Publik, Audiensi dengan Diskominfo Jabar Bahas Akses Informasi dan Kemitraan Media
Aktivis LSM KOREK Laporkan Dugaan Penganiayaan di Kantor BPN Kota Bandung, Polisi Diminta Usut Tuntas
Dari Surabaya untuk Indonesia Timur, SWI Perkuat Kompetensi dan Profesionalisme Wartawan
Kebakaran Mardinding Karo, 8 Rumah Hangus dan TNI Bergerak Cepat
Bersama dalam Shalawat, Bersatu dalam Syukur: Kehangatan Maulid Nabi di Babakan Talang Menyentuh Hati Jamaah
Kesbangpol dan SWI Jabar Perkuat Hubungan Profesional demi Informasi yang Berkualitas
Menata Masa Depan Rumah Tangga, KUA Lembang Gelar Bimbingan Pra Nikah untuk Puluhan Pasangan
DPP XTC Indonesia Nyatakan Sikap Tegas: Persatuan Dijaga, Penyalahgunaan Identitas Diproses Hukum

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Polres Batu Bara Gelar Jumat Berkah, Salurkan Bantuan Sembako kepada Masyarakat dan Pondok Pesantren

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Polres Batu Bara Gelar Jumat Keliling di Lima Masjid, Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Polres Batu Bara Ikuti Deklarasi “Polisi Bersama Masyarakat Tolak Narkoba”, Dukung Pemberantasan Narkotika

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Kapolres Batu Bara Gelar Jumat Keliling, Pererat Silaturahmi dan Sampaikan Pesan Kamtibmas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Jumat Keliling di Jempong Baru, Polda NTB Ajak Warga Jaga Keluarga dan Cegah Gangguan Kamtibmas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Jumling di Masjid Agung Al Muttaqin, Wakapolda NTB Perkuat Kedekatan dengan Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kapolda NTB Hijaukan Lingkungan, Green Policing Jadi Gerakan Bersama

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:01 WIB

Polres Batu Bara Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional di Ma’had Tahfidzul Qur’an Al-Ikhlas Indrapura

Berita Terbaru