Insentif RW dan RT Kabupaten Cianjur Dinilai Lebih Layak, Lampaui Bandung Barat

Redaksi Jabar

- Author

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:02 WIB

50198 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Insentif RW dan RT Kabupaten Cianjur Dinilai Lebih Layak, Lampaui Bandung Barat

Cianjur – tribun1.com // Realisasi penerimaan gaji insentif bagi aparatur Rukun Warga (RW) dan Rukun Tetangga (RT) di Kabupaten Cianjur dinilai cukup manusiawi dan profesional. Setiap ketua RW dan RT di wilayah tersebut menerima insentif sebesar Rp500.000 per bulan, yang disalurkan langsung melalui rekening Bank BJB masing-masing.

Besaran insentif yang diterima secara merata tersebut dianggap menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap peran penting aparatur kewilayahan sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat di tingkat paling bawah.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim media tribun 1 .com  melakukan konfirmasi kepada salah satu ketua RW dan RT di Desa Sukaratu, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur. Ketua RW 10, Asep Zahra, bersama Ketua RT 01, Ohar, menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Cianjur atas kebijakan pemberian insentif tersebut.

Menurut mereka, insentif yang layak sangat membantu dan menjadi motivasi bagi para pengurus RW dan RT untuk terus meningkatkan kinerja dalam melayani masyarakat.

“Dengan adanya insentif yang diberikan secara rutin setiap bulan, kami merasa lebih dihargai. Hal ini tentu memotivasi kami untuk bekerja lebih baik lagi dalam membantu masyarakat dan mendukung program pemerintah,” ujar mereka.

Deden Somantri ketua RW 01 kohar ketua RT 01 RW 10 desa Sukaratu kec Bojong picung kab cianjur insentip RW dan RT tahun 2025 sama rata RW dan RT RP 500 per bulan di tahun 2026 ada kenaikan lagi jadi 600 per bulan

Sementara itu, kondisi berbeda disebutkan terjadi di wilayah Kabupaten Bandung Barat. Berdasarkan informasi yang beredar, insentif yang diterima oleh aparatur RW di daerah tersebut hanya sekitar Rp100.000 per bulan, jumlah yang dinilai masih jauh dari kata layak.

Padahal, RW dan RT merupakan garda terdepan dalam struktur pemerintahan desa yang memiliki peran penting dalam menjalankan berbagai program pemerintah serta menjadi penghubung langsung dengan masyarakat.

Melihat kondisi tersebut, diharapkan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dapat segera melakukan evaluasi serta meningkatkan kelayakan insentif bagi para ketua RW dan RT. Harapannya, perhatian yang lebih baik terhadap aparatur kewilayahan dapat meningkatkan semangat kerja dan pelayanan kepada masyarakat di tingkat paling bawah.

Pawarta:komarudin.

Berita Terkait

Dana CSR Karo Rp2 Miliar Disorot, Fraksi Harapan Desak Transparansi
Revitalisasi SDN Manggah Bandung Barat Capai Tahap Baja Ringan, Keselamatan Pekerja Disorot: Sebagian Diduga Tak Gunakan APD
Bantuan Beras untuk Pengungsi Sinabung Disalurkan, Bulog Karo Bagikan Masker
*Bupati Batu Bara Hadiri Semarak Hari Jadi ke-59 Desa Simpang Dolok*
*Bupati Batu Bara Pimpin Rakor Forkopimda, Perkuat Sinergi untuk Keamanan dan Pembangunan Daerah*
Bapak-Anak Terseret Kasus Sabu, Pengembangan “AMBON” Buka Tabir 153 Gram di Pantai Labu
GPM Bulog Karo Digelar, Harga Pangan Murah Bantu Warga Saat Erupsi Sinabung
*Bupati Batu Bara Tutup Turnamen Sepak Bola Bupati Cup II Tahun 2026*

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 00:40 WIB

Kapolres Bireuen Terima Penghargaan sebagai Inisiator Penggerak Literasi Digital Kamtibmas Tahun 2026

Kamis, 11 Desember 2025 - 03:54 WIB

Brimob Polda Aceh Rangkul Warga Kubu, Bangun Jembatan Sling

Berita Terbaru