Feri Rusdiono: Jangan Ada Lagi Perlakuan Istimewa bagi Pengemplang Pajak yang Merugikan Negara

TRIBUN1

- Author

Minggu, 8 Juni 2025 - 00:56 WIB

5081 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harap Tidak Ada Lagi Perlakuan Istimewa, Semua Warga Negara Wajib Taat Pajak

Jakarta, Bara News – Feri Rusdiono, seorang warga negara yang dikenal patuh terhadap kewajiban perpajakan, menyerukan agar pemerintah Republik Indonesia bertindak tegas terhadap para pengemplang pajak tanpa pandang bulu. Ia menekankan bahwa keadilan dalam sistem perpajakan hanya dapat tercapai jika seluruh lapisan masyarakat, baik individu maupun korporasi, mematuhi aturan yang berlaku.

Pernyataan ini disampaikan Feri pada Sabtu, 7 Juni 2025, sebagai bentuk keprihatinan atas masih adanya ketimpangan dalam penegakan hukum perpajakan. Ia menyoroti fakta bahwa pemerintah sering kali lebih gencar menargetkan masyarakat kecil dan menengah, sementara penindakan terhadap wajib pajak besar yang menunggak masih dirasa lemah.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia”

Dalam pernyataannya, Feri mengutip sila kelima dari Pancasila, yakni “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”, sebagai dasar moral dan hukum untuk menuntut keadilan dalam pengelolaan pajak di Indonesia.

“Keadilan dalam pajak tidak hanya berbicara soal angka, tetapi soal kepercayaan publik terhadap negara. Bila yang besar bisa lolos, maka semangat gotong royong dan keadilan sosial itu jadi omong kosong,” ujar Feri.

Jangan Ada Lagi Kasus Seperti Jusuf Hamka

Feri juga menyinggung kasus pengusaha nasional Jusuf Hamka, yang sempat ramai diberitakan karena tidak membayar pajak selama 35 tahun sebelum akhirnya mengikuti program tax amnesty. Meskipun kemudian menyatakan bahwa pajak adalah bukti cinta kepada negara, kasus tersebut menurut Feri mencerminkan lemahnya sistem pengawasan dan penegakan hukum perpajakan di Indonesia.

“Pemerintah harus lebih aktif dan berani. Jangan hanya menunggu orang sadar, tapi lakukan penindakan. Kalau perlu audit menyeluruh kepada mereka yang selama ini terindikasi abai membayar pajak,” tegasnya.

Pajak Adalah Bukti Kepedulian terhadap Negara

Feri menegaskan bahwa membayar pajak bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi juga bukti kepedulian nyata terhadap pembangunan bangsa. Dana pajak, kata dia, digunakan untuk membiayai berbagai program pembangunan, subsidi pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial bagi masyarakat kurang mampu.

“Saya, dan banyak warga lainnya, membayar pajak tepat waktu. Tapi rasa keadilan itu tercabik saat tahu ada yang dengan bebas menghindar, bahkan seolah-olah dilindungi,” ujarnya.

Pesan Tegas untuk Pemerintah

Feri Rusdiono menutup pernyataannya dengan menyerukan agar pemerintah tidak ragu menjatuhkan sanksi tegas kepada para pengemplang pajak. Ia menilai bahwa ketegasan adalah kunci untuk meningkatkan kepatuhan pajak secara menyeluruh dan membangun kepercayaan publik terhadap institusi negara.

“Kalau tidak ada ketegasan, maka akan terus muncul persepsi bahwa hukum tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Ini sangat berbahaya bagi keberlangsungan negara,” pungkasnya.

(Tim Redaksi  )

Berita Terkait

PPPK Paruh Waktu Dapat Kepastian, Pemerintah Siapkan Aturan Baru dan Peluang Jadi Penuh Waktu
Kasad Pimpin Pelepasan Tiga Jenazah Prajurit TNI Satgas UNIFIL
Perkumpulan Praktisi Hukum dan Ahli Hukum Indonesia (Petisi Ahli) Siapkan 1000 Pengacara Dukung Polri Hadapi Gugatan CLS Kasus Ijazah Jokowi
ALL STAR, Memiliki Peran Sosial Dalam Mencegah Konflik & Tawuran Remaja
Mudik Lebaran 2026 Sukses, PW GP Al Washliyah DKI: Ini Bukti Nyata Korlantas Jaga Kemanusiaan
Jejak Hitam Faisal Amsir Usai Kuras Uang Negara, Kini Tersangka Mangsa Korban Lewat Kekerasan Seksual
PW GP Al Washliyah Jakarta Apresiasi Panglima TNI Agus Subiyanto
The Ultimate10K Series Powered by bank bjb: Menghubungkan Empat Kota, Menggerakkan Ekonomi, dan Menghidupkan Sport Tourism Nasional

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:49 WIB

Klarifikasi Tegas! Lia Hambali Bantah Terlibat Dugaan Pungutan di Air Panas Tanah Karo

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:44 WIB

3 Tokoh Masyarakat Tanjungbalai Soroti Plang Batas Muatan 8 Ton yang Disalahgunakan, Jembatan Diduga Retak

Senin, 1 Juni 2026 - 21:45 WIB

Narkoba Hancurkan Masa Depan, Polres Karo Serukan Generasi Muda Bangun Prestasi

Minggu, 31 Mei 2026 - 22:27 WIB

Patroli Lingkaber Bergerak Cepat, Puluhan Remaja di Kabanjahe Diimbau Bubar Demi Cegah Tawuran

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:08 WIB

Polres Batu Bara Laksanakan Penyembelihan dan Distribusi Daging Kurban Idul Adha 1447 H, Wujud Kepedulian Sosial Polri Kepada Masyarakat

Senin, 25 Mei 2026 - 20:08 WIB

Polres Batu Bara Dorong Penjualan Hasil Panen Jagung Kelompok Tani ke Bulog Asahan – Total Sampai Saat Ini Capai 189,767 Ton

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:10 WIB

Penertiban Pasar Berastagi Diperketat, Pedagang Liar Diberi Teguran Tegas

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:29 WIB

Reses DPRD Sumut di Samura, Warga Soroti Jalan Rusak dan Bangunan Liar

Berita Terbaru

error: Content is protected !!