Sistem Penerimaan Murid Baru Dinilai Lebih Transparan, Masyarakat Dukung Langkah Disdik Riau

TRIBUN1

- Author

Senin, 21 Juli 2025 - 04:11 WIB

5083 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru – Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Tingkat I Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gabungan Rakyat Prabowo Gibran, kembali menyampaikan apresiasi kepada H. Erisman Yahya, S.H., M.H., selaku Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Riau. Apresiasi tersebut disampaikan pada Minggu (20/7/2025), atas keberhasilan dalam penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) atau Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2025–2026.

Apresiasi diberikan karena Dinas Pendidikan Provinsi Riau dinilai berhasil membantu siswa-siswi dari keluarga tidak mampu untuk dapat mengakses pendidikan di sekolah negeri, baik di jenjang SMA, SMK, maupun SMP. Ketua KNPI menyebut bahwa kepemimpinan Erisman Yahya telah menghadirkan kebijakan yang berpihak pada masyarakat kecil dan membuka ruang keadilan bagi kelompok marjinal.

“Bukan tanpa alasan. Ada banyak kriteria yang menjadikan Kakanda Erisman Yahya sebagai sosok pemimpin yang berhasil membawa instansinya menghadirkan keberkahan bagi banyak orang, khususnya untuk kemaslahatan masyarakat Provinsi Riau,” ujar Ketua KNPI Riau, Larshen Yunus.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, setelah sebelumnya mampu menjawab kekhawatiran masyarakat terkait keterlambatan pemberian gaji dan bonus atlet di bawah koordinasi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Riau, kini Erisman Yahya kembali menunjukkan keberhasilannya melalui pelaksanaan PPDB yang transparan dan inklusif.

“Sejak Dinas Pendidikan Provinsi Riau dipimpin oleh Erisman Yahya, begitu banyak anak yatim piatu yang akhirnya bisa mengenyam pendidikan di sekolah negeri,” ungkapnya.

Dalam sistem PPDB tahun ini, menurut Larshen Yunus, terdapat empat jalur utama yang disiapkan, guna memastikan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial dapat memperoleh kesempatan yang adil untuk melanjutkan pendidikan. Empat jalur tersebut meliputi:

  1. Jalur Zonasi, dengan kuota sebesar 30 persen.

  2. Jalur Prestasi, dengan kuota 35 persen.

  3. Jalur Afirmasi, untuk calon siswa dari keluarga tidak mampu dan penyandang disabilitas, sebesar 30 persen.

  4. Jalur Perpindahan Orangtua atau Mutasi, dengan kuota sebesar 5 persen.

Ia menambahkan, melalui sistem ini, masyarakat miskin merasakan hadirnya negara dalam proses pendidikan.

“Plt Kepala Dinas Pendidikan Riau, Kakanda Erisman Yahya, telah dengan tegas menyampaikan bahwa sistem PPDB yang dirancang oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah saat ini dibuat seadil dan seobjektif mungkin, guna memberikan kesempatan kepada semua orang untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya,” kata Larshen Yunus dengan nada optimistis.

Dengan mata berkaca-kaca, Larshen Yunus menyampaikan bahwa keberpihakan Erisman Yahya terhadap siswa-siswi miskin benar-benar nyata. Ia menyebut bahwa penerimaan siswa tahun ini menjadi bukti kuat bahwa kebijakan pendidikan dapat dijalankan secara manusiawi dan menyentuh kalangan bawah.

Aktivis anti-korupsi yang merupakan alumni Universitas Riau (UNRI) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta itu juga menjelaskan bahwa kebijakan pendidikan tahun ini memberi peluang yang nyata bagi kelompok masyarakat yang selama ini sering tertinggal dari akses pendidikan bermutu.

Bertempat di salah satu kawasan Komplek Damai Langgeng, Pekanbaru, Larshen Yunus juga mengajak masyarakat untuk turut mendoakan H. Erisman Yahya agar senantiasa diberi kekuatan dan keikhlasan dalam mengemban amanahnya di Pemerintah Provinsi Riau.

“Ayo, Bapak-Ibu warga Provinsi Riau, terutama yang anak-anaknya telah terbantu masuk ke sekolah negeri, mari sama-sama kita bermunajat, menyampaikan doa terbaik bagi Kakanda kami, Erisman Yahya,” ujarnya.

“Semoga beliau senantiasa diberi kekuatan dan istiqomah dalam menghadirkan keberkahan bagi semua orang,” tambah Larshen Yunus, menutup pernyataan persnya didampingi sejumlah relawan Prabowo-Gibran.

(Ros.H)

Berita Terkait

Rakernis Intelijen Kodam XIX/Tuanku Tambusai 2026 Digelar, Perkuat Strategi Siber dan Informasi Publik
Dari Istana Siak, Danrem 031/WB Tegaskan Budaya Jadi Fondasi Kuat Ketahanan Nasional
Lebaran Waspada! Danrem 031/Wira Bima Tegas: Prajurit Jangan Kendur Jaga Keamanan
Danrem 031/WB Minta Dukungan GBKP Selesaikan Konflik Taman Nasional Tesso Nilo
Latihan Brahmastra Buana 1 Digelar, Arhanud Pasgat Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Udara
Brigjen TNI Agustatius Sitepu Resmi Menjabat Danrem 031/Wira Bima dan Pangdam XIX/TT Pimpin Langsung Sertijab
Penyampaian Pesan Lingkungan Masyarakat Diperkuat melalui Pelatihan Public Speaking Polda Riau
Wakapolda Riau Serahkan Simbol Kehormatan Negara di Pemakaman Iptu Donald yang Gugur dalam Tugas

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:32 WIB

Agra Reynold Gurning Melesat Sendiri, Jadi Satu-Satunya Pendaftar Ketua Hanura Karo

Sabtu, 20 Juni 2026 - 01:03 WIB

Penguatan Kapasitas Kelembagaan Merawat Harmoni Beragama di Era Disrupsi Digital

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:05 WIB

Lapas Labuhan Ruku Jalin Kerja Sama dengan Universitas Royal Kisaran, Buka Akses Pendidikan Tinggi Bagi Petugas dan WBP

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:49 WIB

Lapas Labuhan Ruku Bersama Kanwil Ditjenpas Sumut Gelar Razia Insidentil, Area Hunian Bebas Halinar dan WBP Semua Negatif Narkoba

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:14 WIB

Balap Liar Digempur! Tim LINGKABER Polres Karo Amankan Dua Motor di Kabanjahe

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:50 WIB

Pentas Seni TK Kemala Bhayangkari 07 Kabanjahe Inspiratif, Anak-Anak Tampilkan Cita-Cita Masa Depan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:11 WIB

Pengendara Sepeda Motor Alami Luka Berat dalam Kecelakaan Beruntun di Jalinsum Batu Bara

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:58 WIB

Media Mitra Lapas Labuhan Ruku sampaikan hak jawab, Rahmat Hidayat minta Menteri tidak mudah percaya laporan dugaan tanpa bukti

Berita Terbaru