Klarifikasi Tegas! Lia Hambali Bantah Terlibat Dugaan Pungutan di Air Panas Tanah Karo

DEBI APRIANTO

- Author

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:49 WIB

50127 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tribun1.com – TANAH KARO – Viral dugaan pungutan yang terjadi di kawasan Pemandian Air Panas Tanah Karo terus menjadi perhatian publik dan ramai diperbincangkan di media sosial. Di tengah derasnya arus informasi yang beredar, Wakil Pimpinan Redaksi Agaranews.com, Lia Hambali, akhirnya memberikan klarifikasi terkait foto-foto dirinya yang turut beredar dan dikaitkan dengan peristiwa tersebut.

Lia Hambali menegaskan bahwa dirinya memang berada di lokasi saat kejadian berlangsung. Namun, keberadaannya di kawasan pemandian tersebut semata-mata untuk menjalankan tugas jurnalistik sebagai jurnalis yang sedang melakukan peliputan.

Menurut Lia, munculnya sejumlah foto dirinya di media sosial berpotensi menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat. Karena itu, ia meminta publik tidak menghubungkan foto maupun keberadaannya dengan dugaan pungutan yang saat ini sedang menjadi sorotan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya menyampaikan kepada seluruh masyarakat agar tidak melibatkan foto-foto saya dalam dugaan pungutan tersebut. Kebetulan saya berada di lokasi sebagai jurnalis dan menjalankan tugas peliputan. Kehadiran saya tidak ada kaitannya dengan persoalan yang sedang viral,” ujar Lia Hambali.

 

Foto Lia Hambali yang beredar luas di media sosial, termasuk foto saat dirinya memegang telepon genggam, disebut hanya merupakan dokumentasi biasa ketika berada di lokasi peliputan. Ia menegaskan aktivitas tersebut tidak memiliki hubungan apa pun dengan dugaan pungutan maupun persoalan yang melibatkan pengunjung.

 

Lebih lanjut, Lia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya. Menurutnya, setiap informasi yang beredar perlu diverifikasi terlebih dahulu sebelum disebarluaskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

 

Dugaan pungutan Air Panas Tanah Karo yang saat ini ramai diperbincangkan, kata Lia, harus disikapi secara objektif dengan mengedepankan fakta dan data yang dapat dipertanggungjawabkan. Ia meminta masyarakat tidak terburu-buru menarik kesimpulan hanya berdasarkan foto maupun narasi yang beredar di media sosial.

 

Lia menilai penyebaran informasi yang belum terverifikasi berpotensi memunculkan fitnah serta merugikan pihak yang sebenarnya tidak memiliki keterkaitan dengan persoalan yang sedang berkembang.

 

“Jangan mudah mempercayai informasi yang belum tentu kebenarannya. Setiap informasi harus diverifikasi terlebih dahulu agar tidak menimbulkan fitnah dan merugikan pihak lain,” katanya.

 

Selain mengajak masyarakat untuk lebih kritis dalam menerima informasi, Lia juga mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Menurutnya, setiap persoalan perlu diselesaikan berdasarkan fakta yang valid dan proses klarifikasi yang objektif.

 

Ia berharap media sosial dapat dimanfaatkan secara bijak sebagai sarana berbagi informasi, bukan sebagai ruang untuk menggiring opini yang belum didukung bukti yang kuat.

 

“Mari bersama-sama bijak dalam menggunakan media sosial. Jangan sampai foto seseorang digunakan untuk menggiring opini yang belum tentu sesuai dengan fakta yang sebenarnya. Kebenaran harus didasarkan pada data dan fakta, bukan asumsi maupun prasangka,” tutup Lia Hambali.

Melalui klarifikasi tersebut, Lia Hambali berharap masyarakat memahami bahwa kehadirannya di lokasi merupakan bagian dari tugas jurnalistik yang sedang dijalankannya. Ia menegaskan dirinya tidak memiliki keterlibatan dalam dugaan pungutan yang saat ini menjadi perhatian publik.

Debi A’a 

Berita Terkait

Sudah Diakui Menyalahi Aturan, Mengapa Sanksi Sekdes Lae Mbersih Belum Jelas?
Bekuk Bandar Narkoba di Batang Kuis, Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Sita 21 Paket Sabu & 46 Paket Ganja
Milangkala ke-156 Desa Pasirhalang Digelar Tiga Hari, Pererat Silaturahmi dan Lestarikan Budaya
Bupati Batu Bara Dorong Pemuda Kristen Siapkan Diri Menyongsong Indonesia Emas 2045*
*Buka Muscab V HIPMI Batu Bara, Wabup Syafrizal Minta HIPMI Rangkul Semua Pengusaha dan Bantu UMKM*
Bulog Karo Pastikan Bantuan Pangan Kabupaten Karo Berjalan Lancar
*Bupati Batu Bara Sambut Visitasi Komisi Informasi Provinsi Sumatera Utara*
Bulog Karo Pastikan Stok Pangan Aman, Penyaluran Terus Berjalan

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 01:50 WIB

Sudah Diakui Menyalahi Aturan, Mengapa Sanksi Sekdes Lae Mbersih Belum Jelas?

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:50 WIB

Bekuk Bandar Narkoba di Batang Kuis, Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Sita 21 Paket Sabu & 46 Paket Ganja

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:37 WIB

Bupati Batu Bara Dorong Pemuda Kristen Siapkan Diri Menyongsong Indonesia Emas 2045*

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:45 WIB

*Buka Muscab V HIPMI Batu Bara, Wabup Syafrizal Minta HIPMI Rangkul Semua Pengusaha dan Bantu UMKM*

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:29 WIB

Bulog Karo Pastikan Bantuan Pangan Kabupaten Karo Berjalan Lancar

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:02 WIB

*Bupati Batu Bara Sambut Visitasi Komisi Informasi Provinsi Sumatera Utara*

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Bulog Karo Pastikan Stok Pangan Aman, Penyaluran Terus Berjalan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:18 WIB

*Bupati Baharuddin Siagian Hadirkan Pelayanan Publik Lebih Dekat melalui Program Berlayar di Sei Balai*

Berita Terbaru