Tribun1.com – LANGKAT – TMMD 128 Langkat tidak hanya menyasar pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat mental spiritual generasi muda. Personel Satgas TMMD ke-128 Tahun 2026 mengajarkan membaca Iqro dan Al-Qur’an kepada anak-anak Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Kamis malam (23/4/2026).
TMMD 128 Langkat melalui dua prajurit Batalyon Infantri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 907/Dewa Shandan melaksanakan kegiatan mengaji di Posko TMMD 128. Kegiatan ini bertujuan mengatasi buta huruf Al-Qur’an sejak dini serta meningkatkan iman dan taqwa anak-anak desa.
Serda Davin Ananta Ramadhan bersama Prada Rodil terlihat mengajari anak-anak secara bergiliran. Dengan sabar, keduanya membimbing anak-anak membaca Iqro hingga Al-Qur’an. Sejumlah warga juga ikut mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh antusias.

Kegiatan mengaji dalam program TMMD 128 Langkat dilaksanakan usai Sholat Maghrib dan berlanjut setelah Sholat Isya. Pembinaan keagamaan ini menjadi bagian dari sasaran nonfisik TMMD untuk membangun karakter dan akhlak generasi muda di Desa Pasar Rawa.
Dansatgas TMMD 128 Kodim 0203/Langkat Letkol Inf Medwin Sangkakala melalui Pasiter Kapten Inf Supriadi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI dalam pembangunan sumber daya manusia.
“Satgas TMMD tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga fokus pada pembangunan SDM melalui pendidikan agama. Langkah ini menunjukkan peran TNI dalam membentuk karakter generasi muda yang religius di Desa Pasar Rawa,” ujar Kapten Inf Supriadi.
Meski lelah setelah seharian melaksanakan pekerjaan fisik, kedua prajurit tetap menyempatkan diri mengajar mengaji. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya meningkatkan mental spiritual anak-anak di desa sasaran TMMD.
Selain memperkuat nilai keagamaan, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara Satgas TMMD dan masyarakat. Kehadiran prajurit TNI tidak hanya membantu pembangunan desa, tetapi juga ikut mencerdaskan anak-anak dari sisi pendidikan agama.
Program TMMD 128 Kodim 0203/Langkat di Desa Pasar Rawa diharapkan mampu membentuk generasi muda yang religius sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah pedesaan. (Debi A’a)








































