Musrenbang Desa Bojonghaleang Susun Prioritas Pembangunan 2027, Rumah Tidak Layak Huni Jadi Perhatian

Edi Suprapto

- Author

Rabu, 30 September 2026 - 10:17 WIB

504 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tribun1.com -BANDUNG BARAT — Pemerintah Desa Bojonghaleang, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) untuk menyusun rencana pembangunan desa tahun anggaran 2027.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Gedung Serbaguna Desa Bojonghaleang, Rabu (30/9/2026), dan dihadiri berbagai unsur pemerintahan serta masyarakat desa.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Saguling yang diwakili Kasi Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Kepala Desa Bojonghaleang H. Aan Suntara, Ketua BPD, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta unsur masyarakat dan perangkat Desa Bojonghaleang.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Musrenbangdes menjadi salah satu tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan desa. Forum tersebut menjadi ruang bagi pemerintah desa bersama masyarakat untuk menyampaikan, membahas, memilah, dan menyepakati berbagai usulan pembangunan yang dinilai menjadi kebutuhan prioritas masyarakat.

Dalam forum tersebut, sejumlah kebutuhan pembangunan menjadi bahan pembahasan, di antaranya pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan desa, pembangunan sumur bor untuk mendukung kebutuhan air masyarakat, serta program penanganan rumah tidak layak huni.

Kepala Desa Bojonghaleang, H. Aan Suntara, mengatakan Musrenbangdes dilaksanakan sebagai bagian dari proses perencanaan pembangunan yang melibatkan aspirasi masyarakat.

Menurutnya, berbagai usulan yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan pertimbangan pemerintah desa dalam menentukan program pembangunan yang akan direncanakan pada tahun anggaran 2027.

“Musrenbang ini merupakan bagian dari perencanaan pembangunan desa. Kami menampung berbagai usulan dari masyarakat, seperti pembangunan infrastruktur jalan desa, sumur bor, dan kebutuhan pembangunan lainnya,” ujar H. Aan Suntara.

Ia menjelaskan, dari berbagai kebutuhan yang disampaikan, pemerintah desa memberikan perhatian terhadap penanganan rumah tidak layak huni (RTLH). Namun, pelaksanaannya tetap akan disesuaikan dengan kemampuan serta ketersediaan anggaran desa.

“Untuk prioritas, salah satunya rumah tidak layak huni. Tentunya semua disesuaikan dengan anggaran yang ada dan hasil pembahasan bersama,” katanya.

H. Aan menegaskan, Musrenbangdes bukan sekadar forum penyampaian usulan, tetapi menjadi bagian dari proses menentukan arah pembangunan desa secara terencana dan berdasarkan kebutuhan masyarakat.

Setiap usulan yang masuk nantinya akan melalui proses pembahasan dan penentuan skala prioritas dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan desa, urgensi kebutuhan masyarakat, serta ketentuan perencanaan pembangunan desa.

Ia berharap hasil Musrenbangdes dapat menghasilkan perencanaan pembangunan yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Bojonghaleang.

“Semoga dengan adanya musyawarah ini, apa yang menjadi kebutuhan masyarakat dapat direalisasikan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran. Harapan kami, Desa Bojonghaleang ke depan semakin maju dan pembangunan bisa dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat,” tutur H. Aan.

Musrenbangdes juga menjadi momentum untuk memperkuat keterlibatan masyarakat dalam pembangunan desa. Dengan adanya pembahasan secara terbuka, pemerintah desa dapat memperoleh gambaran mengenai kebutuhan dan persoalan yang dihadapi masyarakat di masing-masing wilayah.

Hasil musyawarah tersebut selanjutnya menjadi bagian dari proses penyusunan perencanaan pembangunan Desa Bojonghaleang tahun 2027, dengan tetap memperhatikan skala prioritas dan kemampuan anggaran yang tersedia.

Dengan demikian, pembangunan desa diharapkan tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan dasar masyarakat serta meningkatkan kualitas kehidupan warga secara berkelanjutan.

Berita Terkait

Revitalisasi SDN Tresnaraja Cikalongwetan Capai 50 Persen, Sekolah Sampaikan Terima Kasih kepada Pemerintah
Revitalisasi SDN Panghegar Disorot: Pekerja Diduga Tanpa APD, JKK Dipertanyakan,
Aktivis LSM KOREK Laporkan Dugaan Penganiayaan di Kantor BPN Kota Bandung, Polisi Diminta Usut Tuntas
Dugaan Penganiayaan Anggota LSM KOREK di BPN Kota Bandung, CCTV dan Saksi Diminta Diperiksa
Semarak HUT RI ke-81, Gerak Jalan Santai Media Suara Mabes Jabar Meriahkan Bukit Berlian KBB
Pemerintah Desa Tugu Mukti, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, menggelar rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi atau Milangkala ke-42 Desa Tugu Mukti
Milangkala ke-106 Desa Cikahuripan, Warga Disuguhi Wayang Golek dan Semangat Membangun Desa
Kepala Desa ambil alih Pelaksanaan Revitalisasi SD Kertamulya 1, P2SP Perlu Buka Tata Kelola Anggaran Rp932,9 Juta

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 09:18 WIB

Polres Batu Bara Intensifkan Patroli Malam, Antisipasi Kejahatan Jalanan dan Gangguan Kamtibmas

Rabu, 30 September 2026 - 06:58 WIB

*Ketua Dekranasda Batu Bara Tampil di Kriyanusa 2026, Kenalkan Kekayaan Wastra Nusantara

Selasa, 29 September 2026 - 20:56 WIB

Pemko Tanjungbalai dan DPRD Menyetujui Ranperda Perubahan APBD TA 202

Selasa, 29 September 2026 - 20:45 WIB

Wali Kota Tanjungbalai Bersama Bunda Literasi Safari dan Kunjungan Siswa – Story Telling Anak di SD Negeri 138429

Selasa, 29 September 2026 - 20:19 WIB

Pos Padat Sore: Sat Lantas Polres Pematangsiantar Kawal Arus Pulang Kerja di 18 Titik Utama

Selasa, 29 September 2026 - 19:43 WIB

Cipkon Jelang MotoGP Mandalika 2026, Ditpolairud Polda NTB Perketat Pengamanan dan Pemantauan Pelabuhan

Selasa, 29 September 2026 - 18:37 WIB

Tiga Tokoh Pendidikan Sumut Diskusi di Himawari Caffe Jln Teladan Bahas Strategi Pendidikan

Selasa, 29 September 2026 - 18:02 WIB

Polsek Medang Deras Salurkan Tali Asih kepada Warga Terdampak Angin Kencang

Berita Terbaru